
Lansia Disabilitas Jual buah untuk melanjutkan hidup
terkumpul dari target Rp 50.000.000
Tiap hari melawan teriknya matahari sambil mendorong kursi roda yang sudah lusuh dan rusak,inilah yang dilakukan abah Tatang setiap harinya demi bisa bertahan hidup setelah kakinya diamputasi karena diabetes.
"Abah jual buah dan kacang neng,kalo buah ga laku abah sering makan sisa buah tapi kalo kacang ga laku abah bisa jual lagi esoknya,karna buah cepet busuknya".-abah Tatang
Ungkap sedih Abah. Abah cerita terpaksa abah belum makan dalam beberapa hari ini karena tidak ada biaya untuk membeli beras dan lauk pauknya. Untung dari jualan buah hanya bisa beli mie instan 1 bungkus untuk abah. Sudah beberapa tahun ini Abah berjualan buah dan kacang namun saat ini dagangannya sering sepi pembeli.
Abah mendorong kursi rodanya dengan tertatih,demo bisa jualan keliling di Sekolah maupun di jalan.
Kalau laku semua abah bisa kebagian 20-30 ribu tapi kalo ga laku abah hanya bisa makan sisa buah yang ada untuk mengganjal perut karena uang nya harus di putarkan lagi untuk modal.
Puluhan kilometer Abah tempuh berkeliling sambil mendorong kursi rodanya. Tubuhnya yang sudah renta tentunya sering menyebabkan kelelahan, oleh karena itu Abah sering beristirahat di minimarket atau di tepi-tepi kalanan yang sepi bahkan tak jarang beliau ketiduran.
"Udah capek sebenernya Abah jualan keliling, maklum sudah tua. Tapi harus gimana lagi, Abah harus bisa makan dan melanjutkan hidup abah".-abah Tatang lirih
Teman Baik,kita sama-sama bantu perjuangan abah yuukkk semoga abah bisa mendapat rejeki untuk hidup lebih layak lagi..

Lansia Disabilitas Jual buah untuk melanjutkan hidup
terkumpul dari target Rp 50.000.000