
Transportasi Sulit Ekonomi Hancur Bantu Pak Ilyas
terkumpul dari target Rp 50.000.000
Sudah jatuh tertimpa tangga adalah pribahasa yang tepat untuk menggambarkan penderitaan yang dialami pak ilyas. Akibat penyakit mematikan itu, pak ilyas tidak lagi bisa beraktifitas layaknya orang normal. Terapi cuci darah dua kali dalam satu minggu jelas menyita waktu dan mengorbankan pekerjaan.
Pak ilyas dalam kondisi keterbatasan (Disabilitas) sampai harus kehilangan pekerjaan. Musababnya, kondisi tubuh yang lemah dan waktu yang habis untuk terapi cuci darah membuat pak ilyas harus berhenti bekerja.
Karena saat ini pak ilyas tidak bisa bekerja, kondisi ekonomi pak ilyas menjadi sulit. Padahal dalam kondisi saat ini pak ilyas sedang banyak membutuhkan banyak uang minimal untuk pergi ke rumah sakit melakukan cuci darah dua sampai tiga kali dalam satu minggu.
Sekali pergi ke rumah sakit tak kurang ongkos yang harus dibawa adalah minimal Rp150 ribu untuk kendaraan, parkir, dan makan.
Dan saat ini untuk sehari hari pak ilyas mengandalkan sang anak yang bekerja sebagai driver onlie untuk membantu ongkos pak ilyas ke rumah sakit,yaa walaupun dengan kondisi pas-pasan,tapi tetap harus di jalani karena tidak ingin melihat kondisi pak ilyas semakin memburuk.
Ironis memang, disaat para pak ilyas dihadapkan pada situasi melawan penyakit mematikan, permasalahan ekonomi ongkos cuci darah seakan menjadi beban tambahan.
Teman Baik,yukk sama sama bantu pak ilyas untuk bisa bertahan hidup dengan cuci darah

Transportasi Sulit Ekonomi Hancur Bantu Pak Ilyas
terkumpul dari target Rp 50.000.000