
Benjolan semakin mencekik leher Bantu pak mamat operasi
terkumpul dari target Rp 50.000.000
Pak Mamat, yang sebelum sakit ia adalah seorang penjual keripik yang ia jual di terminal, namun kini semakin kesini tumor itu semakin membesar kini istrinya pak Mamat melanjutkan jual minuman untuk terus bertahan hidup dan melanjutkan pengobatan.
Pak Mamat menderita tumor besar di lehernya. Bahkan saat ini tumor itu bertambah hingga membuat pak Mamat sulit bernafas.
Tumor di lehernya ini pertama kali muncul sejak dua tahun yang lalu dan sejak dilakukan biopsi pertama tumor ini terus membesar. Dua kali ia gagal operasi karena keterbatasan biaya dan komplikasi medis. Kini, tumor tersebut mengganggu pernafasan dan penciumannya.
Kini istri pak Mamat melanjutkan jualan itu,tidak ada kata terpaksa bagi istri pak Mamat demi kesembuhan sang suami ia rela melakukan pekerjaan yang dulu dilakukan oleh pak Mamat.
Ibu Mamat (istri pak mamat) ,setiap harinya membuat keripik yang akan dijual oleh sang anak di tempat yang ramai,tidak ada gengsi atau malu yang penting jualan nya cepat laku,untuk pengobatan dan kebutuhan sehari hari.
Tidak banyak yang ia dapatkan,keuntungan hanya 20-25 ribu sehari ini sangat jauh dari kata cukup mengingat pengobatan pak Mamat jangka panjang.
"Ibu mah ga apa apa neng setiap hari begadang bikin keripik begini yang penting bapak sembuh,bapak bisa terus berobat."-istri pak Mamat"
Nafas sesak,rasa perih,panas di leher pak Mamat karena Tumor ini semakin menyiksa pak Mamat. Ia berharap sembuh dan mendapat penanganan terbaik untuk dirinya sampai bisa sembuh kembali.
Teman baik,kita bantu pak mamat untuk lanjutkan pengobatan dan segera operasi

Benjolan semakin mencekik leher Bantu pak mamat operasi
terkumpul dari target Rp 50.000.000