
Ayah derita Stroke anak Hidrosefalus puluhan tahun
terkumpul dari target Rp 50.000.000
Sejak lahir,Syifa (12 Tahun) didiagnosis dengan hidrosefalus—cairan yang terus mengisi rongga kepalanya, membuat kepalanya membesar terus menerus.
Kini, Syifa mengalami kesulitan bernapas yang semakin parah. Ibu Kokom dan pak Djakaria yang selalu berada di sisinya, hanya bisa menangis melihat kondisi anaknya yang terus memburuk.
Ayah syifa hanya seorang penjual es cingcau keliling dengan kondisi tubuh yang juga sakit-sakitan. Tapi ia lakukan demi bisa memenuhi kebutuhan syifa.
Meskipun begitu, ia menahan diri untuk tidak berobat karena seluruh fokus dan tenaganya ia curahkan untuk merawat Syifa saja.
Untuk mencukupi kebutuhan harian,pak Djakaria jualan es cingcau keliling,dengan penghasilan 30-50 ribu karena uang yang di dapat harus di setor ke Bos,namun terkadang uang ini tidak cukup untuk berobat karena keluarga mereka juga harus makan.
Mereka saat ini terus berjuang untuk menyembuhkan sang anak yang ia sayang sayangi. Meski kondisi semakin sulit, Ibu kokomtidak pernah berhenti berjuang. Setiap harinya ia berharap agar Syifa bisa terus bertahan.
Teman Baik,kita bantu perjuangan pak djakaria dan bu kokom agar pengobatan syifa tidak terhenti

Ayah derita Stroke anak Hidrosefalus puluhan tahun
terkumpul dari target Rp 50.000.000