
Bantu Mbah Aliansyah Penjual Kerupuk Tinggal di Gubuk
terkumpul dari target Rp 100.000.000
PILU! Mbah Ali, Penjual Kerupuk Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot
Nafasnya tersenggal, badannya makin kurus dan kumuh. Di rumah hanya alas plastik yang menjadi teman tidurnya dan atap berlobang menjadi saksi kerasnya hidup di hari tua baginya.
Namanya Mbah Aliansyah, beliau hidup sebatang kara di gubuk yang sudah tak layak huni. Sedih rasanya, sewaktu Mbah bercerita bahwa dia juga sering sakit-sakitan. “Mbah kalau malam sering kedinginan Nak, kalau sudah kedinginan batuk-batuk dada ini lo sesak” Keluh Mbah Aliansyah sembari memegang dadanya.
Setiap pagi Mbah Ali menjajakan kerupuk di sepanjang jalan, dengan harapan bisa memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Walaupun terkadang dagangannya sepi pembeli, bahkan sedihnya tak jarang Mbah Ali ditipu pembeli yang nakal dengan uang palsu.
“Sedih Nak, dagangan sudah dua hari tapi pelanggan sepi gak ada yang beli kerupuk” Ucap Mbah Ali sembari menahan air matanya.
Di rumah Mbah Ali makan seadanya dan hanya mengandalkan penghasilan dari penjualan kerupuk untuk makan sehari-hari. Jika penjualan sepi, Mbah hanya makan nasi dan cabai saja untuk mengganjal rasa lapar. Jangankan untuk berobat, bisa makan nasi saja sebuah karunia yang besar bagi Mbah Ali.
Saat ini harapan Mbah Ali ingin diberikan sehat dan bisa merenovasi rumahnya supaya ia tidak merasakan dinginnya malam yang membuatnya batuk dan sesak napas.
#OrangBaik, yuk bantu Mbah Ali agar bisa hidup lebih layak dengan cara klik donasi sekarang

Bantu Mbah Aliansyah Penjual Kerupuk Tinggal di Gubuk
terkumpul dari target Rp 100.000.000