
Jualan Terpincang, Pak Nana Bertekad Demi Anak Istri
terkumpul dari target Rp 37.500.000
Ditempuhnya puluhan kilometer untuk berjualan tahu Sumedang. Kakinya terasa nyeri namun Pak Nana (59) tidak boleh takluk begitu saja karena memiliki keluarga yang harus beliau nafkahi.
Pak Nana harus keliling dengan kaki pincangnya. Sakit dan nyeri, rasanya seperti terbakar. Pak Nana mengatakan hal itu ketika diminta untuk mendeskripsikan rasa sakit di kakinya yang harus beliau rasakan setiap hari.
“....panpangnamah tos teu kiat teh ieu sampean. Nya bengkak, hese mun papah. Cep da mun aya modalmah hoyong gaduh usaha, puluhan tahu bapak icalan nu dunungan” ujarnya.
Keluarga Pak Nana tinggal di Sumedang. Beliau pulang ke Sumedang untuk memberikan hasil jerih payahnya kepada sang istri dan anaknya yang masih bersekolah. Akan tetapi, beliau pulang bilamana memiliki ongkos.
Kadang ramai, kadang sepi. Jumlah uang yang dihasilkan tak pernah pasti. Begitu lah penghasilan Pak Nana dari berjualan tahu Sumedang. Kalau dagangannya ramai pun, beliau harus membagi dua hasilnya dengan pemilik modal. Untungnya buat Pak Nana jauh lebih kecil.
Kerasnya kehidupan jalanan membuatnya menghadapi beberapa kejadian tak mengenakkan. Dagangan beliau pernah dipalak oleh preman yang lapar. Karena takut dan tak berani melawan, akhirnya beliau memberikan dagangannya secara cuma-cuma.
Tak berhenti di situ, beliau pun pernah kehilangan uang sebesar Rp.600.000 karena terkena hipnotis ketika sedang berjualan. Padahal dunia ini sudah kejam tapi Pak Nana masih harus menghadapi ketidakberuntungan.
Pak Nana ingin memiliki usaha yang tidak mengharuskan beliau berkeliling karena kaki beliau sudah tak sanggup jika harus berjualan keliling dengan waktu yang sangat lama. Pak Nana berharap sekali keinginannya bisa terwujud suatu hari nanti.
Hai Sobat Berdampak, mari bagikan campaign ini dan berdonasi untuk Pak Nana agar beliau bisa mewujudkan mimpinya untuk memiliki usaha. Bantuan donasi akan disalurkan untuk paket pangan, modal usaha serta bantuan lainnya. Kalian dapat berdonasi dengan cara :
- Klik “DONASI SEKARANG”;
- Masukkan nominal donasinya;
- Pilih metode pembayaran;
- Dapatkan laporan via e-mail.
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan page Fundraiser dan merupakan bagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nayaman.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.
*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.
Jualan Terpincang, Pak Nana Bertekad Demi Anak Istri
terkumpul dari target Rp 37.500.000