
Pilu Sakit Stroke Jualan Dengan Kursi Roda
terkumpul dari target Rp 30.000.000
Hanya bermodalkan payung untuk melindungi kepala dari teriknya matahari dan derasnya hujan, Abah Sunardi yang berusia 60 tahun mengadu nasibnya di Kota Bandung sebagai penjual tisu dan masker. Dari pukul 9 hingga 5 sore abah berjualan di depan pom bensin Sekitaran kota bandung, berharap ada yang melarisi dagangannya.
Dengan kondisi memprihatinkan akibat penyakit stroke yang dideritanya, tentunya tidak mudah bagi Abah Sunardi yang mengharuskan dirinya berjualan dengan menggunakan kursi roda, karena beliau tidak sanggup berdiri lama.
Abah Sunardi sudah berjualan tisu kurang lebih selama dua tahun. Sebelumnya beliau merupakan supir angkot, namun karena kondisinya yang tidak memungkinkan, beliau beralih menjadi berjualan tisu dan masker.
Abah Sunardi tinggal bersama istri dan anaknya di kontrakan. Sedihnya, beliau dengan kondisi stroke pernah diusir dari kontrakan beserta istri dan anaknya karena ketidaksanggupannya untuk membayar.
Sebagai tulang punggung keluarga, Abah Sunardi bertanggung jawab menafkahi keluarganya. Terkadang penghasilan yang didapatkan dari penjualan tisu dan masker sangat minim, dan terpaksa keluarganya hanya makan seadanya dengan kerupuk atau garam.
Kondisi penyakit stroke yang terbilang bukan kategori ringan, mengharuskan dirinya untuk lebih memperhatikan kesehatannya dan memfokuskan pada pemulihan. Sedihnya ada obat seharga 300 ribu yang dianjurkan dokter untuk diminum, namun karena terhalang oleh biaya beliau jadi tidak mengkonsumsi obat tersebut. Abah Sunardi hanya mengandalkan sinar matahari dan balsem untuk pengobatannya.
Kebutuhan pendidikan anaknya, pinjaman yang belum terlunasi, biaya pengobatannya, dan biaya sehari-hari masih menjadi tanggungannya sebagai kepala keluarga. Abah Sunardi ingin memiliki modal usaha seperti warung agar tidak perlu berpanas- panasan dan kehujanan, tetapi beliau tidak memiliki uang yang cukup untuk modalnya.
Dalam program Semua Makin Berkah, ketika Sobat Berdampak ikut berpartisipasi didalamnya secara tidak langsung membantu banyak anak yatim dan lansia dhuafa hidup kesulitan. Mereka akan dapat merasakan pangan, pakaian dan perlengkapan ibadah yang layak. Dengan gerakan ini mereka bisa tersenyum bahagia atas kebaikan yang kita berikan. Sobat Berdampak, mari ulurkan kebaikan di bulan Ramadhan dalam campaign dan program Semua Makin Berkah. Kalian dapat berpartisipasi dengan menyebarkan campaign ini dan berdonasi dengan cara:
- Klik Tombol Donasi Sekarang
- Masukkan nominal donasi
- Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
- Dapatkan Laporan Via Email
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Pilu Sakit Stroke Jualan Dengan Kursi Roda
terkumpul dari target Rp 30.000.000