
Kisah Haru Derita Lansia Difabel Di Penghujung Usia
terkumpul dari target Rp 90.000.000
Tubuh renta dan sakit-sakitan masa tua yang sangat memilukan, bertahan hidup dengan tenaga yang rapuh. Kisah nyata Abah Endang 85thn dan Nenek Ani 70thn hidup dengan sangat memprihatinkan.
Abah Endang dan Nek Ani adalah sepasang lansia suami istri yang sudah sebatangkara, di usia sudah renta mereka sangat kesulitan. Untuk beraktivitas, Abah Endang harus berjalan pelan terkadang merangkak. sedangkan istrinya Nek Ani harus berjalan mengesot. Selain tubuhnya renta, satu kaki Nek Ani diamputasi akibat sakit diabet yang dideritanya.
Meski dalam kondisi memprihatinkan, Abah Endang tetap setia mengurus istrinya, mulai dari menyuapi, mengambilkan makanan dan minuman, dan membersihkan kaki istrinya. Meski terseok-seok. ia tetap setia menemani istrinya yang sudah sakit terbaring 3 tahun.
Tidak banyak yang bisa Abah Endang lakukan, tubuhnya sudah tua dan tenaganya renta. sehari-hari Abah tinggal di gubuk kecil. Beruntung masih ada Ibu Heni tetangga mereka yang sudah dianggap sebagai anak angkat yang bekerja sebagai penjual opak kelilling.
Dari hasil dari jualan Ibu Heni, ia hanya untung Rp2000 rupiah setiap bungkus opak yang laku, terkadang sehari jualan hanya laku 10 bungkus. Dengan penghasilan minim, alih-alih bisa bawa mereka kontrol cek kesehatan dan beli obat. untuk makan saja mereka kesulitan.
Ibu Heni hanya bisa menyediakan makanan seadanya berupa nasi dan lauk yang sedikit untuk Abah Endang dan Nek Ani. Bahkan, jika benar-benar tak ada penghasilan, ia hanya sanggup membelikan beras dan garam…
#OrangBaik, sekarang keluarga ini tinggal di gubuk tidak layak huni dan perlu segera pengobatan ke rumah sakit lagi. Ayo kita sama-sama bantu kesejahteraan Abah Endang dan Nek Ani dengan cara:
- Klik tombol “DONASI SEKARANG”
- Masukkan nominal donasi
- Pilih metode pembayaran
Tak hanya mendoakan dan berdonasi, kamu juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang turut menemani perjuangan Abah Endang, Nek Ani , Ibu Heni dan lansia serta keluarga dhuafa lainnya.

Kisah Haru Derita Lansia Difabel Di Penghujung Usia
terkumpul dari target Rp 90.000.000