
Tidur Tanpa Alas di Jalanan, Bantu Lansia Penjual Balon
terkumpul dari target Rp 30.000.000
Sudah lima bulan tak pulang ke kampung halaman, Abah Hata bertahan hidup di jalanan dengan penghasilan hanya Rp.25.000 per hari. Beliau berjualan balon keliling. Dengan penghasilan yang sangat jauh dari kata cukup, beliau harus bisa memberikan nafkah yang layak untuk anak dan istrinya.
Di usianya yang sudah menginjak 63 tahun, Abah Hata memaksakan diri berkeliling puluhan kilometer untuk menjajakan balon dagangannya. Beliau harus berjuang untuk menafkahi dan menghidupi keluarga kecilnya. Selama merantau ke Bandung, Abah Hata tidak mengontrak. Jangankan untuk mengontrak, untuk makan sehari-hari tak cukup.
Dengan dinginnya angin malam yang menusuk, Abah Hata mengistirahatkan tubuh ringkihnya di pelataran toko. Memejamkan mata kemudian terlelap tanpa kasur mau pun alas yang layak. Beliau lebih memilih mengirim uang hasil jerih payahnya untuk istri dan anaknya di kampung daripada harus menyewa kamar kontrakan.
Selama bertahan hidup di jalanan, Abah Hata beberapa kali harus mengalami pengalaman tak mengenakkan. Dimulai dari kehilagan 10 balon dagangannya dan mengalami kerugian hingga ratusan ribu, ponsel yang menjadi satu-satunya harta paling berharga milik beliau dirampas, sampai dipalak oleh preman-preman yang mabuk.Anak Abah Hata yang berusia 16 tahun putus sekolah. Ia hanya lulus SMP dan belum bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi karena terkendala biaya. Hingga saat ini, Abah Hata masih berjuang untuk mencari biaya pendidikan sang putri.
Besar keinginan Abah Hata untuk memiliki kios atau toko kecil di kampung halamannya agar tak perlu merantau dan berjualan keliling lagi di sisa-sisa hidupnya. Beliau juga ingin memberikan kehidupan yang layak kepada anak dan istrinya. Beliau ingin mereka hidup layak.
Dalam program Semua Makin Berkah, ketika Sobat Berdampak ikut berpartisipasi didalamnya secara tidak langsung membantu banyak anak yatim dan lansia dhuafa hidup kesulitan. Mereka akan dapat merasakan pangan, pakaian dan perlengkapan ibadah yang layak. Dengan gerakan ini mereka bisa tersenyum bahagia atas kebaikan yang kita berikan. Sobat Berdampak, mari ulurkan kebaikan di bulan Ramadhan dalam campaign dan program Semua Makin Berkah. Kalian dapat berpartisipasi dengan menyebarkan campaign ini dan berdonasi dengan cara:
- Klik Tombol Donasi Sekarang
- Masukkan nominal donasi
- Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
- Dapatkan Laporan Via Email
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Tidur Tanpa Alas di Jalanan, Bantu Lansia Penjual Balon
terkumpul dari target Rp 30.000.000