
Wujudkan Harapan dan Impian untuk Abah Idrus
terkumpul dari target Rp 30.000.000
“Abah lebih milih gak makan daripada harus jadi pengemis,” ucap Abah Idris. Seorang penjual coet keliling, berusia 70 tahun dan memiliki riwayat penyakit Asam urat serta Kolesterol.
Sebelum menjadi seorang penjual coet abah ini adalah seorang supir pengangkut barang material pada masa Covid-19 lalu, namun harus berhenti karena pada saat itu ketika diminta untuk melakukan vaksinasi abah menolak karena takut. Setelah tidak bekerja sebagai seorang supir lagi abah berniat untuk bekerja menjadi badut di jalanan, namun ketika hendak menyewa kostumnya sang pemilik tempat sewa kostum badut tidak mengizinkan abah menggunakannya, karena kasihan melihat fisik abah yang takutnya tidak akan kuat dan bertahan lama.
Sampai akhirnya sang pemilik kostum mengenalkan abah Idrus pada seorang penjual coet keliling dan menawarkan pekerjaan tersebut, abah pun bersedia dan dari situ abah idris pun mulai menekuni pekerjaan barunya menjadi penjual coet keliling. Abah juga mengambil coet tersebut dari orang lain lalu menjualnya kembali, untuk pendapatan abah akan mendapatkan bagian kurang lebih sebesar 30 ribu perharinya.
Karena riwayat penyakit asam uratnya juga, yang seringkali membuat abah idrus merasakan kesakitan di bagian kaki dan pinggangnya, saat memikul barang dagangannya saat keliling.
Abah Idrus tinggal hanya berdua bersama sang istri. Melihat abah yang bekerja sendiri dengan kondisi penyakitnya, membuat Istri abah idrus juga ingin membantu sang suami, beliau bekerja sebagai penjual keliling juga dengan menjual tasbih digital. untuk penghasilannya, istri abah idrus biasanya mendapat sekitar 20 ribu perharinya.
Abah juga jika kelelahan seringkali memaksakan diri untuk tetap keliling menjual dagangannya, sampai pernah pada suatu waktu karena terlalu memaksakan diri abah terjatuh saat sedang berjualan, karena peristiwa tersebut alhasil abah jadi tidak bisa bekerja selama 2 minggu, dan tidak bisa berjalan selama 2 hari.
Untuk penyakit asam uratnya, abah idrus juga ingin sekali untuk berobat namun karena keterbatasan biaya abah hanya bisa melakukan pengobatan tradisional seperti minum air pandan atau merendam kakinya ke dalam air larutan garam.
Istri abah idrus juga sebenarnya tidak tega, harus melihat suaminya berkeliling memangkul coet yang berat sambil menahan sakit, ditambah riwayat penyakit yang diderita abah idrus. Abah idrus dan sang istri bilang jika mereka memiliki modal usaha, mereka ingin sekali mempunyai usaha yang lebih baik lagi, agar abah tidak perlu berkeliling lagi untuk menjual coet begitu pula dengan istrinya.
Hai sahabat berdampak, mari sebarkan campaign ini dan berdonasi untuk membantu Abah Idrus. Bantuan donasi akan disalurkan untuk paket pangan, modal usaha serta bantuan lainnya. Kalian dapat berdonasi dengan cara :
- Klik “Donasi Sekarang;
- Masukan nominal donasinya;
- Pilih metode pembayaran;
- Dapatkan laporan via email.
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan page Fundraiser dan merupakan bagian dari program dan campaign utama yang berjudul Resolusi Baru Dengan Berbagi Kebaikan.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.
*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.
Wujudkan Harapan dan Impian untuk Abah Idrus
terkumpul dari target Rp 30.000.000