
Bantu Abah Tukang Gali Bawa Istri Berobat dan Hidup Layak
terkumpul dari target Rp 60.000.000
Tangan keriput mengusap keringat yang bercucuran di jidat, nafasnya terengah-engah. Tubuh Abah Tarha (78 tahun) terasa sangat lelah sekali setelah berkeliling jalan kaki dengan jarak yang sangat jauh.
Abah Tarha merantau dari Majalengka ke Bandung untuk mengadu nasib. Abah masih menjadi tukang gali di usianya yang sudah senja karena beliau harus menghidupi sang istri yang mengalami penyakit lambung yang cukup parah dan katarak di kampung.
Sudah 55 tahun Abah Tarha berprofesi sebagai tukang gali. Beliau mengatakan bahwa dahulu rasanya sangat mudah sekali mendapatkan pelanggan yang ingin menggunakan jasanya. Namun seiring berjalannya waktu, minat orang-orang untuk menggunakan jasa gali kian hari kian menurun.
Terkadang Abah Tarha hanya bisa melamun di pinggir jalan karena tak ada orang yang berminat untuk menggunakan jasa galinya. Sering sekali Abah Tarha membiarkan perutnya kosong dan hanya makan satu kali sehari karena tak bisa membeli beras serta lauk pauk sederhana untuk mengganjal perutnya.
Beliau tak pernah mematok harga pasti untuk jasa galinya. Biasanya Abah Tarha menerima pekerjaan seperti memotong tumput atau ngarit dan menggali lubang kecil saja lantaran tubuhnya sudah tak sebugar dahulu kala.
Saat ini Abah Tarha tinggal di sebuah gubuk sempit dan pengap yang suatu hari bisa saja roboh. Gubuknya sudah sangat reyot, jika hujan turun akan mengalami kebocoran yang sangat parah.
Abah Tarha ingin sekali memiliki peternakan domba di kampung halamannya agar tak perlu berkeliling menawarkan jasa galinya lagi dan bisa merawat istrinya. Beliau juga sangat berharap istrinya bisa dibawa berobat dan sembuh dari penyakitnya.
Sobat Berdampak, mari kita berikan Abah Tarha uluran tangan agar beliau bisa hidup nyaman di usia senjanya dan bisa mewujudkan impiannya dengan cara:
- Klik “DONASI SEKARANG”
- Masukkan nominal donasinya;
- Pilih metode pembayaran;
- Dapatkan laporan via e-mail.
Bantu Abah Tukang Gali Bawa Istri Berobat dan Hidup Layak
terkumpul dari target Rp 60.000.000