
Tangis Pilu Seorang Ayah Dibalik Kostum Badut
terkumpul dari target Rp 30.000.000
Di tengah teriknya matahari dan hiruk pikuk jalanan, seorang pria berkostum badut cerah tampak berdiri di pinggir jalan dengan riasan senyum ceria yang tergambar di wajah penuh warna. Di balik topeng badut itu, ada sosok pria hebat. Dialah Pak Wahyu (49) seorang ayah yang berjuang mati-matian juga sendirian untuk kesembuhan anaknya.Juang Pak Wahyu yang semula sudah berat bertambah semakin berat sejak anaknya Ridwan (19) mengalami kecelakaan tragis.
Kejadian itu merenggut salah satu kaki Ridwan dan membuatnya hanya bisa terbaring sampai saat ini. Banyak pengobatan yang telah Pak Wahyu usahakan untuk Ridwan, termasuk tindakan amputasi kaki dan pemasangan pen di tangan yang patah. Kini, Ridwan masih membutuhkan pengobatan lanjutan untuk sembuh dan hal tersebut menjadi keluh paling besar Pak Wahyu mengingat beliau yang hanya berjuang seorang diri.Bulat tekad pak Wahyu membuat ia selalu berusaha untuk pengobatan Ridwan, kesedihannya terbalut kostum badut ceria yang menjadi sebuah ironi.
Jauh dari kata menyerah, beliau berjuang di jalan demi sembuh yang diharapkan. "Ridwan anak yang baik, tetapi sejak kecelakaan itu saya cuma bisa lihat dia terbaring. Saya ngga mau menyerah, saya mau dia sembuh", ucap Pak Wahyu dengan suara bergetar menahan tangis.Upayanya dalam mencari rezeki dimulai setiap pagi buta. Disusurinya setiap jejak jalan dengan menyimpan harap banyak anak yang bisa terhibur dan memberi rezeki melalui kostum badut yang ia kenakan.
Terkadang ia berdiri di perempatan jalan sambil berpentas kecil dan bersenda gurau dengan anak-anak. Rezeki yang beliau dapat tidak menentu, seringkali hanya cukup untuk makan seadanya serta menabung sedikit guna kebutuhan obat Ridwan. Namun yang Pak Wahyu tahu ia harus mengusahakan upaya terbaik demi harapan yang ada di angan.Meski hidup dengan penuh cobaan, semangat Pak Wahyu tidak pernah pudar. Senyuman selalu ia coba tampilkan setiap harinya walau jauh di hatinya ada kesedihan yang tak bisa diungkapkan. Baginya, setiap langkah kaki adalah harapan baru untuk Ridwan. Cinta dan kasih sayang beliau sebagai seorang ayah membuatnya rela menahan lapar, letih, dan panas demi pengobatan anaknya.
Dalam program Semua Berhak Sehat, ketika Sobat Berdampak ikut berpartisipasi didalamnya secara tidak langsung membantu banyak anak yatim dan lansia dhuafa hidup kesulitan. Mereka akan dapat merasakan pangan, pakaian dan perlengkapan ibadah yang layak. Dengan gerakan ini mereka bisa tersenyum bahagia atas kebaikan yang kita berikan. Sobat Berdampak, mari ulurkan kebaikan di bulan Ramadhan dalam campaign dan program Semua Makin Berkah. Kalian dapat berpartisipasi dengan menyebarkan campaign ini dan berdonasi dengan cara:
- Klik Tombol Donasi Sekarang
- Masukkan nominal donasi
- Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
- Dapatkan Laporan Via Email
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan bagian dari program dan campaign utama berjudul Semua Berhak Sehat.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.
*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.

Tangis Pilu Seorang Ayah Dibalik Kostum Badut
terkumpul dari target Rp 30.000.000