
BANTU PERJUANGAN LANSIA MENYEKOLAHKAN CUCUNYA
terkumpul dari target Rp 30.000.000
Sejak ditinggal wafat oleh kedua orangtuanya Abah Yayat dan istrinya mau tak mau harus mengurus cucunya sejak lahir. Rafa, yakni cucu abah kini telah menginjak kelas 3 SD membutuhkan banyak biaya untuk pendidikannya.
Untuk itu setiap harinya abah Yayat harus bekerja keras berjualan hateup dan menjadi buruh tani demi menyekolahkan Rafa yakni cucu abah serta memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.
Mulai pagi buta ia pergi ke sawah untuk menjadi buruh tani di kebun milik orang lain. Lalu siangnya ia pergi mencari daun kirai untuk kemudian dibuat semacam atap daun (hateup) untuk dijual di sore hari.
Satu buah atap daun yang diproduksi oleh abah biasa dijual seharga 2000 hingga 3000 rupiah, benar-benar tidak sebanding dengan perjuangan yang telah abah Yayat lakukan. Keuntungan yang Abah Yayat dari berjualan atap daun (hateup) pun sangat lah kecil sehingga Abah Yayat masih kesulitan memenuhi kebutuhan keluarganya.
Jaman sekarang sudah jarang ada orang yang masih berminat menggunakan atap daun seperti yang dijual oleh Abah Yayat. Oleh karena itu atap daun yang dijual abah Yayat pun jarang terjual habis.
Di usianya yang telah menginjak 59 tahun tubuh abah Yayat semakin ringkih dimakan usia. Apalagi dengan riwayat penyakit darah tinggi yang dimiliki abah Yayat, tubuhnya semakin tak sanggup menahan beban pekerjaan berat setiap harinya.
Hai sahabat berdampak, yuk sebarkan campaign ini dan berdonasi untuk membantu Abah yayat. Bantuan donasi akan disalurkan untuk paket pangan, modal usaha serta bantuan lainnya. Kalian dapat berdonasi dengan cara :
- Klik Tombol Donasi Sekarang
- Masukkan nominal donasi
- Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
- Dapatkan Laporan Via Email

BANTU PERJUANGAN LANSIA MENYEKOLAHKAN CUCUNYA
terkumpul dari target Rp 30.000.000