
13 Tahun Lumpuh Beri Anak Porter Ini Secercah Harapan
terkumpul dari target Rp 100.000.000
Malang nasib adik ini, 13 tahun lumpuh dan hidup tanpa seorang ibu. Tersisa sang ayah pahlawan hidupnya yang berjuang menafkahinya dengan menjadi porter di stasiun kereta api.
Namanya Nofita Handayani. Ia lahir di Bandung, 9 November 2009. Tiga bulan setelah kelahirannya, bayi Opi tiba-tiba demam tinggi dan kejang-kejang. Itulah awal mula sekujur tubuhnya lumpuh hingga saat ini sudah berusia 13 tahun.
Bayangkan, 13 tahun hidup lumpuh dan di masa-masa berat itu ia harus kehilangan ibunya. Ibunya meninggal dunia hingga tersisa sang ayah sebagai satu-satunya pahlawan dalam hidupnya.
Sang ayah kerja siang malam menawarkan jasa porter di stasiun kereta api. Tak peduli sepi yang dirasakannya saat ditinggal istri, yang ada di pikirannya saat ini hanya Nofita yang masih sangat membutuhkannya.
“Saya harus kuat. Kalau nggak kuat, gimana dengan anak saya?” ujar Pak Sunarto dengan senyum getirnya.
Pak Sunarto sampai hari ini masih berjuang sebagai porter. Dengan penghasilan porter sehari-hari yang tak seberapa dan tak menentu itu, ia berharap bisa membawa anaknya berobat rutin dan memiliki nasib hidup yang lebih baik. Namun sampai saat ini ia masih merasa bersalah karena nafkahnya hanya cukup untuk bertahan hidup bersama.
Sahabat, yuk kita beri secercah harapan untuk Opi, anak bapak porter hebat ini.

13 Tahun Lumpuh Beri Anak Porter Ini Secercah Harapan
terkumpul dari target Rp 100.000.000