
Rumah Roboh Temani Perjuangan Lansia Renta Berjuang
terkumpul dari target Rp 50.000.000
Mak Aah (85), seorang penjual singkong keliling, tampak duduk termenung di depan gubuk bilik yang menjadi tempat tinggalnya. Pandangannya kosong, seolah sedang mengingat masa-masa ketika rumah itu masih berdiri kokoh. Kini, sebagian besar gubuk itu telah runtuh, menyisakan tumpukan bambu dan kayu yang keropos. Hanya dapur dan kamar mandi yang masih berdiri, itupun dengan kondisi yang sangat kumuh dan memprihatinkan.
"Emak cuma bisa lihat rumah begini. Gak tahu harus gimana lagi," ucap mak Aah pelan, sambil menatap reruntuhan gubuknya.
Meski usia Mak Aah sudah senja, kerja keras terus beliau lalukan untuk bertahan hidup. Setiap pagi, dibawanya nampan berisi singkong, melangkah pelan menyusuri jalan kampung untuk menjajakan dagangan. Dengan tubuh rentanya, berkilomer beliau tapaki demi kebutuhan sehari-hari meskipun hasil jualannya sering kali tak mencukupi, bahkan untuk sesuap nasi.
Mak Aah tak jarang harus menahan lapar seharian. Ketika singkongnya tak laku, beliau hanya bisa pulang dengan tangan kosong dan duduk di depan gubuknya yang hampir roboh. Setiap malam, Emak tidur dengan perasaan was-was, takut jika angin kencang atau hujan deras akan merobohkan sisa-sisa gubuk yang masih berdiri.
"Kadang emak takut tidur di sini, tapi emak gak punya pilihan. Kalau roboh, emak cuma bisa pasrah" tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Gubuk bilik itu berdiri di atas tanah milik orang lain. Kapan saja, Mak Aah bisa kehilangan tempat tinggalnya. Namun, jangankan memikirkan tanah atau memperbaiki gubuk itu, untuk makan sehari-hari saja Mak Aah masih sangat kesulitan.
Hanya ingin hidup tenang di masa tuanya. Emak berharap memiliki tempat tinggal yang aman dan layak, agar bisa beristirahat tanpa rasa takut. Selain itu, beliau juga ingin berhenti jualan keliling dan memiliki usaha yang menetap, agar tubuhnya ringkihnya tak lagi dipaksa berjalan jauh setiap hari.
Insan Baik, bersama, kita bisa menyelamatkan Mak Aah dari bahaya yang terus mengintai di tengah reruntuhan gubuknya. Uluran tangan kita dapat menghadirkan kehidupan yang lebih layak untuk Mak Aah di masa senjanya. Besar atau kecil bantuan insan baik, akan sangat berarti bagi Mak Aah.
Disclaimer: Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk perbaikan rumah dan modal usaha Mak Aah. Donasi juga akan disalurkan kepada penerima manfaat di bawah naungan Amal Baik Insani.

Rumah Roboh Temani Perjuangan Lansia Renta Berjuang
terkumpul dari target Rp 50.000.000