
Tangis Pilu !! Lansia Tukang Sayur Rumahnya Ambruk
terkumpul dari target Rp 65.000.000
Rumah ambruk diterpa angin dan hujan, Suami meninggal kini tinggal menumpang di tetangga.
Nek Awil (80 Thn) di usia yang sudah senja beliau harus kehilangan rumah satu-satunya. disisa tenaga Nek Awil memilih berjualan sayur keliling meski dengan hasil hanya 500 - 1000 rupiah per-ikat sayur. Nenek lakukan hal itu untuk bisa makan dan menabung agar bisa perbaiki rumahnya.
“Nenek sudah 1 tahun jualan sayur keliling meski untungnya hanya 500 rupiah, yang penting bisa buat nenek makan meski dengan lauk seadanya”. Ungkap Nek Awil
Jualan sayur keliling dengan tenaga yang sudah renta bukan hal yang mudah, apalagi jualan sayur untungnya hanya sedikit. Nenek berjualan keliling dari jam 6 pagi sampai siang terkadang masih banyak sisa sayuran yang gak laku.
“Rumah nenek memang cuma geribik dan sudah tua, tiang-tiang kayunya pun sudah banyak yang rapuh, jadi pas kena hujan dan angin kencang roboh. beruntung pas roboh nenek sedang tidak di rumah jadi gak kena reruntuhan”. Ungkap Nek Awil sambil tahan tangis
Di usia senja Nek Awil harus berjuangan seorang diri, suami yang harusnya bisa menemani dan menguatkannya telah meninggal 5 tahun lalu. anak perempuan satu-satunya pun janda sudah ditinggal suaminya dan harus menghidupi anak.
#TemenBaik, Nek Awil dengan kondisi yang sudah tua Ia terus berjalan keliling jualan sayur. Nenek terus berusaha dan pantang baginya untuk mengemis kepada orang lain atas kondisinya. Melihat Nek Awil yang mempunya jiwa yang gigih tersebut, tidakkah kita tergerak untuk membantunya wujudkan mimpinya bangun rumahnya kembali melalui:
- Klik Donasi Sekarang
- Masukan Nominal Donasi
- Pilih Metode Pembayaran
- Dapatkan Laporan Via Email
Kamu juga bisa bantu share galang dana ini. agar semakin banyak do’a dan dukungan yang terkumpul.

Tangis Pilu !! Lansia Tukang Sayur Rumahnya Ambruk
terkumpul dari target Rp 65.000.000