
Lansia Sebatangkara Tinggal di Kontainer Tak Layak Huni
terkumpul dari target Rp 100.000.000
Selain kucing,, Kesepian adalah teman setia yang di rasakan sehari-hari nya oleh mbah Juati (90Tahun)..!!
Mbah Juati (90Th) Sebatangkara, penjual sapu yang tinggal di kontainer bersama kucing dengan kondisi yang kumuh. Tempat tinggal mbah juati sebenarnya memang tidak layak apalagi untuk seumuran beliau, (Tapi cuman ini yang saya punya) Ucap mbah juati.
Saat di wawancara mbah berkata sudah tidak mempunyai keluarga maupun kerabat, mbah menyambung hidup hanya dari berjualan sapu lidi yang tidak setiap hari laku dan sering juga mbah tidak makan hanya minum air putih dari pagi sampai malam karena memang mbah tidak mempunyai uang sama sekali.
Selain menjual sapu mbah terkadang menjadi buruh cuci piring maupun cuci baju ketika ada orang yang meminta tolong kepadanya untuk itu nantinya mbah akan mendapatkan upah hanya sekedar untuk makan.
Mbah sebenar nya dulu juga menjajakan dagangan nya keliling namun sekarang mbah hanya memajang dagangan nya di kontainer nya saja, dan sesekali mbah berkeliling untuk menjajakan dagangan nya ketika mbah di rasa mampu untuk berjalan. Karena memang kondisi fisik yang sudah lemah kaki mbah sekarang gampang pegal dan linu membuat mbah sudah tidak mampu lagi untuk berjalan walaupun hanya berjarak 100M dan untuk berjalan saja mbah harus ada pegangan, (kalau ngga usaha sendiri mau ngandelin siapa lagi mbah sudah tidak mempunyai siap-siapa lagi) Ucap mbah juati dengan lirih.
Tidak ada selimut maupun bantal untuk mbah di dalam kontainer tempat tinggal mbah juati ini hanya ada tikar mendong/kloso untuk tempat mbah tidur yang membuat mbah juati kedinginan setiap malam belum lagi kalau hujan dengan kondisi kontainer yang sudah berlubang.
Miris nya seakan penderitaan mbah juati tidak cukup sampai di situ dulu pernah ada orang yang membakar kontainer mbah saat malam hari namun untung nya mbah segera sadar dan memadamkan api nya, padahal kontainer ini dulu di kasih sama penjual gorengan untuk mbah bisa tempati.
Perjuangan sebatang kara lansia yang seharusnya menikmati masa tua bersama anak cucu dan sudah beristirahat di rumah namun kini lain nasib yang di alami oleh mbah juati ini.
Tak ada lagi yang bisa di mintai tolong sama mbah karena mbah sudah tidak mempunyai siapa-siapa lagi, mbah tidak mau merepotkan siapapun oleh sebab itu mbah tak peduli apapun ia tetap berjualan dan bekerja sebisa nya untuk menyambung hidup.
#OrangBaik, mari ulurkan tangan dan sebarkan kasih sayang kita kepada Mbah Pasirah. Bantuan Anda akan sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan hidup Mbah Juati, terutama untuk pengobatan dan perawatan.

Lansia Sebatangkara Tinggal di Kontainer Tak Layak Huni
terkumpul dari target Rp 100.000.000