
Celengan Modal Usaha Untuk Lansia Penjual Gorengan
terkumpul dari target Rp 100.000.000
Di usianya yang senja seharusnya beliau bisa menikmati masa tuanya, tetapi lain dengan Mak Imun. Beliau harus berusaha sekuat tenaga yang beliau punya demi menafkahi anak dan cucunya di rumah.
Mak Imun merupakan seorang lansia yang sekarang sudah menginjak usia 60 tahun, beliau seorang pedagang gorengan keliling yang harus berjuang sendirian karena mengingat beliau sudah ditinggal meninggal oleh suaminya kurang lebih 4 tahunan, dan sang anak kini yang mengalami disabilitas ganda serta cucunya yang masih sekolah.
Mak Imun berjualan gorengan dimulai dari pukul 6 pagi sampai gorengannya habis, jika gorengannya tidak habis Mak Imun berjualan sampai dzuhur saja. Pendapatan dari berjualan gorengan itu tidak bisa menutupi untuk sehari-hari mereka.
Terkadang Naiyla ingin sekali membantu neneknya berjualan di sekolahnya, tetapi Mak Imun selalu menolak dengan mengatakan, “udah nyari uangnya sama emak aja…” karena Mak Imun ingin cucunya lebih fokus untuk sekolah dan belajar saja. Tetapi dengan begitu Naiyla selalu membantu Mak Imun menyelesaikan pekerjaan rumahnya, karena hal tersebut yang bisa meringankan beban neneknya.
Anak Mak Imun yaitu Ibu Mamar mengalami disabilitas ganda semenjak melahirkan Naiyla, Ia mengalami disabilitas netra dan disabilitas rungu. Suaminya Ibu Mamar pergi entah kemana sejak seminggu setelah melahirkan Naiyla, sehingga sampai saat ini Mak Imun lah yang mengurus mereka berdua.
Mak Imun sudah sempat membawa Ibu Mamar berobat ke Bandung dengan menggunakan tabungan Mak Imun dan almarhum suaminya pada saat itu, akan tetapi dokter mengatakan bahwa Ibu Mamar sudah tidak bisa diobati lagi dan sudah mengalami kebutaan total.
Dengan keadaan seperti ini Mak Imun sempat ingin menyerah akan tetapi beliau ingat kepada sang anak dan cucu yang harus dirawarnya. Harapan Mak Imun untuk kedepannya, beliau ingin sekali membangun warung agar tidak lelah berjualan gorengan keliling lagi karena beliau sudah tidak sesehat dahulu, dan beliau juga ingin sekali memperbaiki rumahnya yang sudah mulai reyot dan tidak layak huni lagi.
Sobat berdampak, dengan melihat keadaan Mak Imun yang memprihatinkan, Ayo Kita Peduli bermaksud untuk membantu Mak Imun agar dapat hidup lebih sejahtera. Mari sebarkan campaign ini dan berdonasi. Bantuan donasi yang diberikan akan disalurkan untuk biaya paket sembako, santunan tunai untuk Mak Imun serta kebutuhan lainnya. Kalian dapat berdonasi dengan cara :
- Klik “Donasi Sekarang;
- Masukan nominal donasinya;
- Pilih metode pembayaran;
- Dapatkan laporan via email.
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan bagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Celengan Modal Usaha Untuk Lansia Penjual Gorengan
terkumpul dari target Rp 100.000.000