
Dirikan Masjid Darurat di Gaza
terkumpul dari target Rp 600.000.000
Perang yang berlangsung di Gaza telah menyebabkan kehancuran yang luar biasa, termasuk dalam aspek kehidupan spiritual dan sosial masyarakat Palestina. Sebanyak 1.109 dari 1.244 masjid di Gaza telah hancur total atau mengalami kerusakan berat, sehingga menyisakan sangat sedikit tempat ibadah yang masih dapat digunakan.
Masjid bukan hanya sekadar tempat ibadah bagi umat Islam, tetapi juga menjadi pusat komunitas, tempat berlindung bagi pengungsi, pusat distribusi bantuan kemanusiaan, serta tempat pendidikan agama bagi anak-anak yang terdampak perang. Namun, dengan hancurnya sebagian besar masjid di Gaza, kini jutaan warga Palestina, baik yang berada di wilayah selatan maupun utara tidak memiliki tempat yang layak untuk beribadah, berkumpul, atau mendapatkan bantuan sosial.
Situasi ini menuntut adanya solusi cepat dan efektif untuk memenuhi kebutuhan spiritual dan sosial masyarakat Gaza. Oleh karena itu, program pembangunan masjid darurat ini dirancang untuk menyediakan tempat ibadah sementara yang dapat menampung jamaah dalam jumlah besar di wilayah yang kini dipadati pengungsi.

Dirikan Masjid Darurat di Gaza
terkumpul dari target Rp 600.000.000