
Berikan Keberkahan Untuk Pak Samsul Dari Kerupuknya
terkumpul dari target Rp 50.000.000
Kerupuk adalah teman makan yang pas untuk beberapa jenis makanan berat, tentu saja kalian tahu bahwa produksi kerupuk sangat di minati banyak orang. Dengan banyaknya peminat kerupuk, para pekerjanya harus semakin gencar dan giat agar memenuhi target penjualan.
Namun dibalik itu ada kisah inspiratif dari seorang penjual kerupuk keliling, usianya sudah 62 tahun, namanya Pak Samsul yang berasal dari Ciamis, ia pergi ke kota untuk mengadu nasib dengan bekerja sebagai penjual kerupuk keliling sudah hampir 20 tahun lamanya, membawa dua karung besar berisikan kerupuk yang ia jual ke setiap warung makan atau bahkan komplek perumahaan yang sering ia singgahi.
Pak Samsul juga tidak hanya berjualan keliling saja, tapi dia secara langsung menggoreng kerupuk jualannya dengan wajan besar penuh minyak, itulah kenapa di beberapa bagian tubuhnya ada bekas luka bakar akibat minyak panas. Pak Samsul memiliki seorang istri di Ciamis sana, bersama anak-anaknya yang sudah berumah tangga, namun tentu saja kehidupan mereka tidak berbeda jauh dengan keadaan sang ayah.
Perjuangan Pak Samsul selama berjualan di kota tidak pernah lepas dari pengambilan paksa yang masih sering terjadi, beberapa kali Pak Samsul dipalak oleh para preman di jalanan, alhasil uang dari dagangan kerupuknya tidak bisa disetorkan dan Pak Samsul juga jadi kesulitan membayar uang sewa kontrakannya.
Dalam sehari biasanya Pak Samsul membawa 20 bungkus kerupuk dengan harga Rp 5.000 per satu bungkus kerupuk, dan uang dari berjualannya akan disetorkan untuk membayar uang kontrakannya senilai 300 ribu, kadang saking pas-pasan nya uang yang Pak Samsul miliki, ia jarang makan, karena makan sekali sehari sudah menjadi hal biasa untuknya.
Pak Samsul berjualan kerupuk mulai dari warung ke warung, rumah makan, dan jika kedua itu masih memiliki banyak dan tidak membutuhkan yang baru, maka Pak Samsul akan memilih untuk berkeliling ke komplek perumahan, biasanya beliau berjualan mulai dari Cimindi sampai ke Pasteur.
“Kalau bapak ada rezeki mau jualan kerupuk pakai roda biar bapak bisa bawa kerupuk lebih banyak lagi”, kata Pak Samsul.
Pak Samsul ingin memiliki gerobak sendiri agar bisa membawa lebih banyak kerupuk untuk dijual nantinya, ia juga memiliki harapan besar untuk membangun sebuah warung jajanan di Ciamis agar tidak tidak perlu berjauhan dengan istri dan anak-anaknya di Ciamis.
Hai sahabat berdampak, mari sebarkan campaign ini dan berdonasi untuk membantu Pak Samsul. Bantuan donasi akan disalurkan untuk paket pangan, modal usaha serta bantuan lainnya. Kalian dapat berdonasi dengan cara :
- Klik “Donasi Sekarang;
- Masukan nominal donasinya;
- Pilih metode pembayaran;
Dapatkan laporan via email.
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
nstagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan page Fundraiser dan merupakan bagian dari program dan campaign utama yang berjudul Resolusi Baru Dengan Berbagi Kebaikan.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.
*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Hadiah Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.
Berikan Keberkahan Untuk Pak Samsul Dari Kerupuknya
terkumpul dari target Rp 50.000.000