
Hadiah Untuk Mak Icin
terkumpul dari target Rp 85.000.000
Dibalik kesuksesan setiap orang pasti ada guru-guru hebat di belakang kita yang tulus ikhlas mengajar kita.
Inilah kisah Mak Icin, seorang lansia berusia 82 tahun yang telah mengabdikan seluruh hidupnya untuk mengajarkan ilmu agama, khususnya mengaji Al-Quran kepada anak-anak di kampungnya. Sebagai seorang guru ngaji, beliau telah mengajar puluhan generasi, dari orang tua, anak-anak, hingga cucu-cucu mereka. Dalam setiap langkah hidupnya, Mak Icin senantiasa memberikan yang terbaik untuk santrinya, meskipun dengan segala keterbatasan yang beliau hadapi.
Kini Mak Icin mengajar sekitar 30 orang santri yang berusia antara 4 hingga 16 tahun. Sehari-hari beliau mengajar dari pukul 2 siang hingga 3 sore, kemudian melanjutkan lagi setelah Maghrib hingga pukul 8 atau 9 malam. Santri-santri yang datang bukan hanya belajar mengaji, tetapi juga merasakan kasih sayang Mak Icin seperti seorang ibu yang penuh perhatian. Tanpa anak kandung, Mak Icin menganggap santrinya sebagai anak-anak atau cucu-cucunya sendiri, menjadikan mereka bagian dari hidupnya.
Namun, hidup Mak Icin tidak selalu mudah. Beliau tinggal sendiri di rumah sederhana tanpa banyak fasilitas. Tangan dan kaki beliau tidak sempurna sejak lahir, namun itu tidak menjadi penghalang untuk terus mengabdi kepada anak-anak yang ingin belajar agama. Fasilitas di tempat mengajinya pun sangat terbatas, tidak ada papan tulis, meja untuk menaruh Al-Quran, dan karpet yang layak. Meski begitu, semangat Mak Icin untuk mengajarkan ilmu agama tidak pernah surut.
Selain mengajar ngaji, Mak Icin juga terkadang menjadi pengasuh anak-anak ketika orang tua mereka sibuk. Beliau hidup dengan bantuan dari keluarga, tetangga, dan pemberian para muridnya. Meskipun sempat membuka warung, usaha tersebut harus ditutup karena persaingan usaha yang ketat di sekitar kampungnya.
Harapan Mak Icin kini sederhana. Beliau hanya ingin agar fasilitas untuk santri-santrinya lebih baik, agar mereka dapat belajar dengan lebih semangat dan nyaman. Salah satu keinginan terbesarnya adalah membangun sebuah kobong atau tempat khusus untuk mengajar ngaji, agar beliau bisa lebih fokus mendidik tanpa harus terganggu dengan keterbatasan ruang di rumahnya. Selain itu, beliau juga memiliki harapan untuk bisa pergi ke tanah suci, walaupun beliau merasa hal itu sangat tidak mungkin karena kondisi fisik dan ekonomi yang terbatas.
Para santri dan masyarakat setempat sangat berterima kasih kepada Mak Icin atas jasa-jasanya yang besar. Mereka merasakan manfaat luar biasa dari ilmu yang beliau berikan, dan mereka sangat berharap Mak Icin bisa terus sehat dan panjang umur. Bagi mereka, Mak Icin bukan sekadar guru ngaji, melainkan sosok yang sangat berarti dalam hidup mereka.
Sobat berdampak, melihat perjuangan Mak Icin yang begitu besar untuk para santrinya, Ayo Kita Peduli ingin mengajak kalian untuk membantu Mak Icin agar bisa hidup layak dan tetap sehat. Kita juga bisa sekaligus membantu menyediakan fasilitas yang lebih baik untuk tempat mengaji Mak Icin, seperti papan tulis, meja Al-Quran, karpet untuk para santri. Kalian bisa berdonasi dengan cara :
- Klik “Donasi Sekarang;
- Masukan nominal donasinya;
- Pilih metode pembayaran;
- Dapatkan laporan via email.
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan bagian dari program Semua Berhak Nyaman.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.
*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.

Hadiah Untuk Mak Icin
terkumpul dari target Rp 85.000.000