
Kanker Merenggut Seluruh Wajah Nek Marsih
terkumpul dari target Rp 60.000.000
"Setiap hari saya hanya bisa berdoa agar ada keajaiban. Dulu wajah saya normal, sekarang begini... sudah 6 tahun." ujar Nenek Marsih dengan nada lirih. Kanker ganas telah merenggut mata, hidung, dan sebagian besar wajahnya.
Setelah menjalani 7 kali kemoterapi dan 33 kali radioterapi, kanker di tubuh Nenek Marsih belum juga menunjukkan tanda-tanda membaik. Tabungan habis, utang menumpuk, dan kini kemoterapinya harus terhenti. Apalagi tak semua pengobatan dibiayai oleh BPJS.
Tanpa pengobatan, kanker terus menyebar, membuat kondisinya semakin kritis.
Sang suami, yang sudah lansia, berjuang sekuat tenaga sebagai penjaga gerbang tengah malam demi mencukupi kebutuhan mereka. Tapi penghasilannya sangat minim, bahkan untuk makan sehari-hari pun seringkali tidak cukup. Sementara itu, Nenek Marsih hanya bisa berharap dan menahan rasa sakit yang semakin hari semakin menyiksa.
"Saya cuma ingin bisa terus bertahan. Kalau punya rezeki, saya berharap bisa beli bola mata palsu." Dengan kondisi tubuh yang rapuh dan rasa sakit yang tak kunjung reda, harapan sederhana ini terdengar begitu memilukan.
#TemanBerbagi, mari bersama kita bantu Nenek Marsih melawan kanker. Sedikit bantuan dari kita bisa menjadi harapan besar untuk menyambung pengobatan yang kini terputus. Yuk ulurkan kebaikan dengan cara “DONASI SEKARANG”

Kanker Merenggut Seluruh Wajah Nek Marsih
terkumpul dari target Rp 60.000.000