
URGENT! KEBAIKAN UNTUK BENCANA ALAM SUKABUMI
terkumpul dari target Rp 80.000.000
Curah hujan yang begitu besar dari hari selasa (03 Desember 2024) tak disangka akan menimbulkan duka bagi Masyarakat di Daerah Sukabumi selatan, Tragedi pilu itu terjadi pada hari Rabu pagi (04 Desember 2024) dimana para warga baru akan memulai aktivitasnya baik sebagai Petani, Nelayan, Pedagang, buruh Pabrik, Pelajar dan banyak yang lainnya Namun semua aktifitas tersebut terpaksa harus berhenti setelah Tanah longsor dan Banjir bandang menyapu pemukiman Mereka.
Berdasarkan informasi dari BPBD Jawabarat terdapat sekitar 137 titik tanah longsor, 76 titik banjir bandang, 21 titik angin kencang dan 83 titik pergerakan tanah yang terjadi karena curah hujan dengan intensitas begitu tinggi, sehingga beberapa akses jalan tertutup oleh longsoran tanah yang mengakibatkan beberapa wilayah bencana terisolir imbas dari jalan raya yang tertutup serta Jembatan yang rusak oleh banjir bandang, salah satunya jembatan Ciseureuh, tentu hal ini menyulitkan pendistribusian bantuan bagi para korban yang berada di wilayah-wilayah yang terkena bencana.
Untuk Banjir bandang sendiri, tidak hanya membawa derasnya jutaan galon air keruh saja, melainkan air tersebut juga bercampur dengan lumpur merah yang kental, batang-batang kayu serta ranting yang sangat banyak serta diiringi material bebatuan yang begitu besar, tentu hal ini sangat membahayakan para warga yang terkena aliran banjir bandang dibeberapa sungai yang ada di Sukabumi selatan, Maka tak heran banyak pemukiman warga yang rusak bahkan terbawa hanyut begitupun dengan sekolah, Masjid serta Jembatan yang rubuh, belum lagi ratusan hektar Sawah yang tergenang lumpur hingga membuat gagal panen dan bahkan terdapat korban jiwa yang meninggal dibeberapa titik akibat dari bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi.
Berdasarkan Info yang terhimpun dari BPBD jawabarat terdapat 39 kecamatan dengan 179 Desa yang terdampak, 12.651 orang mengungsi, 10 Orang meninggal dunia serta 2 Orang belum ditemukan sedangkan kerusakan Infrastruktur sekitar 47 Jembatan rusak, 27 tempat Ibadah terutama Masjid rusak, 126 Sekolah rusak dan 1.009 Hekatre Sawah rusak, hal ini belum termasuk harta benda milik warga seperti kendaraan bermotor, perabotan rumah tangga bahkan Pakaian yang rusak atau terbawa hanyut akibatnya terutama Pakaian saat ini banyak sekali korban Pengungsi banjir bandang tidak memiliki Pakaian untuk mereka ganti karena hampir seluruhnya terbawa hanyut meski ada juga beberapa warga yang mencoba mencari kemudian mencuci pakian-pakaian Mereka yang telah dikumpulkan.
Sedangkan untuk Korban Jiwa yang meninggal salah satunya seorang Anak atas nama Siti Hamidah, jenis kelamin perempuan, usia 8 thn, berhasil di evakuasi pada pukul 11:35 lokasi titik bencana desa Loji, Kec Simpenan, Kab. Sukabumi. Dan selain itu team SAR Gabungan juga telah berhasil menemukan Korban Tanah Longsor lainnya di ttitik bencana Desa Loji Kecamatan Simpenan namun identitas belum diketahui. Tentunya dengan ditemukannya para korban yang meninggal ini, membawa duka mendalam bagi para Korban bencana Banjir bandang Sukabumi.
Tentunya ditengah duka yang saat ini Mereka rasakan, sekitar 12.651 orang Korban terpaksa harus mengungngsi karena telah kehilang tempat tinggal dan harta benda, sehingga dibeberapa titik pengungsian mengalami kekurangan bahan Makanan, Air bersih, Terpal, keperluan mandi, Obat-obatan, Pakaian dan kebutuhan bayi seperti bubur bayi, Susu, Pampers, minyak telon serta pakaian bayi. Belum lagi selama di Pengungsian Mereka pun terancam terkena Penyakit kulit seperti gatal-gatal dan yang lain nya.
Maka dengan Inisiatif Kami Team Penanggulangan bencana Kebaikan Ummat telah menyalurkan Paket Sembako dan Obat-obatan, meski dalam jumlah terbatas namun berharap bisa ikut meringankan beban Saudara Kita yang menjadi Korban Bencana Alam Sukabumi.
Sebab tak terbayang dengan kondisi ribuan para pengungsi baik Anak-anak, lansia, Wanita dan Pria ditengah musim hujan namun harus kekurangan Air bersih yang dapat menimbulkan penyakit kulit seperti gatal akan tetapi kekurangan Obat-obatan, belum lagi kekurangan bahan makanan yang membuat perut Mereka merasa lapar ditengah cuaca dingin dengan keterbatasan pakaian serta selimut yang mungkin Penyakit Paru-paru bisa mengancam kesehatan Mereka, tentunya ditengah kondisi serba keterbatasan saat ini tak banyak yang dapat Mereka lakukan, selain hanya bisa tetap bertahan dalam menjalani hidup sehari-hari hingga kondisi kembali normal.
SahabatKu tentunya bencana Banjir Bandang ini tidak pernah ada yang menyangka akan terjadi, Akibatnya banyak kehilangan, banyak duka dan banyak Kekurangan yang di alami oleh para Korban ditempat Pengungsian, Maka dari itu hendak lah kita sesama Muslim untuk saling membantu para korban dalam meringankan beban Mereka. Melalui galang dana ini Yuk! Sahabatku Kita patungan sebesar apapun sebagai bentuk Kepedulian Kita bagi para Korban bencana alam Banjir bandang yang terjadi di wilayah Sukabumi selatan.
Disclaimer: Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu para korban bencana alam banjir bandang Sukabumi dan jika terdapat kelebihan dana akan digunakan untuk Dana siaga bencana kedepanya jika sewwaktu-waktu terjadi bencana alam lainnya ditempat lain.


URGENT! KEBAIKAN UNTUK BENCANA ALAM SUKABUMI
terkumpul dari target Rp 80.000.000