
Juang Tukang Cuci Baju dan Setrika Uap Demi Sesuap Nasi
terkumpul dari target Rp 30.000.000
“Mau gimana, a.. Kendaraan gak ada, jadi ya jalan kaki aja. Kalo pake ojek sayang uangnya, bisa buat makan nanti..” Ujar Pak Endang.
Di jaman yang sudah serba modern ini, Pak Endang dan sang istri, Bu Mamah, masih berjuang untuk mencari nafkah dengan menawarkan jasa setrika uap dan cuci baju manual. Tanpa mesin-mesin elektronik, Pak Endang dan Bu Mamah mengerahkan seluruh tenaga mereka untuk menghaluskan pakaian pelanggan.
Karena tak memiliki kendaraan, Pak Endang dengan penuh semangat berjalan kaki, mengelilingi perumahan di sudut kota Bandung untuk mengantarkan baju-baju pelangannya yang sudah bersih dan harum.
Tarif jasa cuci dan setrika uap yang Pak Endang dan Bu Mamah tawarkan terbilang sangat murah, hanya Rp.4.000 per kilogram. Namun sayang, meski tarifnya sudah sangat terjangkau, usaha jasa cuci dan setrika uap milik Pak Endang dan sang istri selalu sepi pelanggan karena orang-orang lebih memilih untuk menggunakan jasa laundry modern.
Dalam dua minggu berturut-turut, tidak ada satu pun orang yang menggunakan jas mereka. Hal ini menyebabkan Pak Endang dan Bu Mamah terpaksa meminjam uang dari tetangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
Kondisi rumah yang ditinggali oleh Pak Endang dan Bu Mamah sangat memprihatinkan. Ketika hujan kerap mengalami kebocoran karena atapnya bolong. DIndingnya pun sudah retak yang mengakibatkan air sering sekali masuk ke dalam rumah mereka.
“Ini kalo hujan teh suka masuk airnya apalagi itu yang di dinding kan suka merembes ke dalam, kalau kena angin besar juga suka takut roboh.” Ujar Bu Mamah.
Harapan Pak Endang dan Bu Mamah tak banyak. Mereka hanya ingin memperbaiki rumah dan mengembangkan usaha cuci dan setrika uap. Bagi Pak Endang dan Bu Mamah, usaha ini adalah sumber penghasilan mereka stau-satunya.
Sobat Berdampak, maukah kalian membantu mewujudkan harapan Pak Endang dan Bu Mamah? Mari sebarkan campaign ini dan bantu mereka dengan cara:
- Klik Tombol Donasi Sekarang
- Masukkan nominal donasi
- Pilih metode pembayaran (Go-Pay/ OVO/virtual account)
- Dapatkan Laporan Via Email
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan page Campaign Utama dan memilki turunan page Fundraiser sebagai medium penyebaran informasi dan penggalangan dana untuk para penerima manfaat.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Juang Tukang Cuci Baju dan Setrika Uap Demi Sesuap Nasi
terkumpul dari target Rp 30.000.000