
Bantu Emak Penjual Gorengan Merawat Abah dan Anaknya
terkumpul dari target Rp 60.000.000
Di usia hampir 70 tahun, seharusnya Emak Iti sudah bisa beristirahat, menikmati hari-hari dengan tenang. Tapi kenyataannya, setiap hari Emak masih harus banting tulang demi keluarga. Suaminya, Abah Aba, terbaring sakit kanker di pipi, tak bisa bekerja lagi. Dua anaknya pun mengalami keterbatasan mental dan ODGJ.
Satu-satunya cara bertahan hidup adalah dengan bekerja sebagai buruh serabutan. Emak membersihkan tanaman liar di sawah orang lain, upahnya? Hanya beras, dan itu pun harus menunggu panen yang datangnya tiap 3 bulan sekali. Kadang dapat 10 kilo, kadang kurang dari itu. Itu pun masih harus dibagi-bagi.
Karena hasil buruhnya gak cukup, Emak coba jualan gorengan. Tapi modalnya pun harus pinjam dari warga sekitar. Gak ada kepastian, gak ada jaminan, dan kalau gak ada yang beli, emak gak dapat apa-apa.
Sementara di rumah, Abah Aba hanya bisa makan bubur dari nasi seadanya. Seharusnya, ia kontrol ke rumah sakit seminggu sekali, tapi karena gak punya biaya, Abah cuma bisa pergi sebulan sekali. Sekali kontrol butuh 200 ribu, itu pun hanya untuk ongkos, belum biaya lain-lain.
Di rumah kecilnya, emak juga harus merawat Teh Ai dan Kang Ujang. Teh Ai mengalami depresi berat setelah kehilangan dua anak dan suaminya. Sehari-hari, ia hanya bisa ikut emak mencari kayu bakar. Kang Ujang, yang jadi korban bullying sejak kecil, kini sulit berbicara dan mengalami gangguan berjalan.
Dengan segala keterbatasan ini, Emak Iti tetap berusaha, tetap bertahan. Tapi seberapa lama lagi emak bisa bertahan sendirian?
#TemanKebaikan, kita bisa jadi harapan buat emak. Saat ini, emak hanya berharap bisa punya modal usaha sendiri, dan abah bisa dibawa berobat. Tapi tanpa bantuan kita, semua itu cuma angan-angan.
Halo #TemanKebaikan !
Lihat dan rasakan kebaikan dari kamu yang #BeneranBerdampak untuk semua di link berikut ini ya:)
https://sajiwafoundation.org/publications/sajiwa-news
Mengapa Sajiwa Foundation?
1. Pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk Integrasi Kebutuhan Material dan Non Material
2. Memiliki Objektif pendampingan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound) yang disusun berdasarkan asesmen kebutuhan penerima manfaat.
3. Dijalankan dengan prinsip pertemanan yang menyenangkan.
4. Sajiwa Foundation terdaftar dan diawasi oleh Kemenkumham, Dinsos Kota Bandung dan Dinsos Jawa Barat.
5. Setiap bulan Sajiwa Foundation melaporkan Aktivitas Program dan Laporan Keuangan bulanan di laman website.
https://sajiwafoundation.org/
Jl. Atlas Raya No.21, Babakan Surabaya, Kec. Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat 40281
02220504715
Hubungi kami jika kamu ingin berkolaborasi lebih lanjut ke nomor resmi ini ya :)
085174166464

Bantu Emak Penjual Gorengan Merawat Abah dan Anaknya
terkumpul dari target Rp 60.000.000