
Jual Barang di Rumah Demi Operasi dan Pengobatan Anak
terkumpul dari target Rp 70.000.000
Sejak lahir, buah hati Bu Ai dan Pak Atef memiliki benjolan kecil di hidungnya. Tetapi mereka pikir, itu hanyalah benjolan biasa. Siapa sangka bukannya menghilang, benjolan tersebut justru semakin membesar.
Karena keterbatasan ekonomi, Bu Ai dan suaminya baru bisa membawa Affan ke dokter setelah tiga bulan. Hati mereka hancur saat mengetahui bahwa kondisi Affan jauh lebih serius dari perkiraan. Affan didiagnosis menderita meningoencephalocele, sebuah kelainan langka, sehingga bayi kecil itu harus menjalani dua kali operasi.
Operasi pertama telah dilakukan, di mana Affan harus dipasang selang di kepalanya untuk mencegah cairan mengalir ke hidung. Namun, operasi kedua terpaksa ditunda karena keterbatasan biaya. Tidak semua pengobatan Affan ditanggung oleh BPJS, sehingga Bu Ai dan suaminya, Pak Atef, merasa tertekan mencari cara untuk membiayai pengobatan tersebut, mengingat mereka berasal dari keluarga kurang mampu.
Sebagai buruh pemecah batu, penghasilan harian Pak Atef hanya sekitar 100 ribu. Dalam seminggu, ia sering hanya bekerja dua hari, sehingga pendapatan maksimalnya hanya 200 ribu. Dengan enam anak yang harus dipenuhi kebutuhannya, uang tersebut habis untuk kebutuhan sehari-hari, tanpa sisa untuk pengobatan atau operasi Affan.
Demi membantu anaknya, Pak Atef rela menjual barang-barangnya, termasuk palu yang biasa digunakannya untuk bekerja, seharga 150 ribu. Bahkan, ia pernah tidak makan selama dua hari hanya agar bisa membawa Affan ke rumah sakit. Meski sudah berusaha keras, mereka tetap tak mampu membiayai operasi kedua, sehingga benjolan di kepala Affan terus membesar. Jika tidak segera dioperasi, kondisinya dapat menjadi lebih parah dan berisiko menyebar.
Teman Kebaikan, yuk kita bantu Affan agar bisa segera melaksanakan operasi dan terus menjalani pengobatan hingga sembuh total agar bisa terus membersamai kedua orangtuanya!
Mengapa donasi di Sajiwa Foundation?
- Pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk Integrasi Kebutuhan Material dan Non Material
- Memiliki Objektif pendampingan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound) yang disusun berdasarkan asesmen kebutuhan penerima manfaat.
- Dijalankan dengan prinsip pertemanan yang menyenangkan.
- Sajiwa Foundation terdaftar dan diawasi oleh Kemenkumham, Dinsos Kota Bandung dan Dinsos Jawa Barat.
- Setiap bulan Sajiwa Foundation melaporkan Aktivitas Program dan Laporan Keuangan bulanan di laman website.
Jual Barang di Rumah Demi Operasi dan Pengobatan Anak
terkumpul dari target Rp 70.000.000