
Tolong Bantu Pejuang Jalanan Hidup Lebih Layak!
terkumpul dari target Rp 70.000.000
Tidak semua orang bisa mengais rejeki lewat kerja kantoran atau menjalankan usaha sendiri di sebuah toko di bangunan ruko. Banyak dari kita yang harus berjuang di jalanan, melawan badai hujan maupun terik matahari demi sesuap nasi.
Salah satunya yang dialami oleh Abah Agus. Lansia yang bertaruh nasib lewat jasa sol sepatu.
Setiap hari Abah berkeliling menawarkan jasanya, namun orang-orang tidak menyadari keberadaan Abah. “Abah udah gak kuat buat teriak ‘sol sepatu’ lagi.. Jadi cuma ngandelin ini aja, ‘kincring’ di sepeda Abah..”
Tubuhnya sudah tidak lagi menyimpan banyak tenaga. Namun sayangnya, bunyi bel sepeda tua Abah tidak cukup untuk membuat orang-orang menyadari jasa yang Abah tawarkan.
Sering sekali Abah pulang tanpa membawa sepeserpun uang, apalagi beras. Terpaksa keluarga kecilnya itu harus melewatkan makan dalam satu hari.
Tak hanya itu.. Pernah juga, Abah jatuh tiba-tiba di tengah jalan karena tubuhnya sudah terlalu lelah dan tak lagi mampu mendorong sepeda. Untungnya, saat itu ada orang-orang baik yang menolong dan mengantarkan Abah pulang ke rumah.
“Abah teh udah gak kuat sebenernya mah Den, cuma gimana.. Kebutuhan hidup teh maksa Abah buat terus keliling,” Ujarnya.
Sama halnya dengan Risman dan Abah Rohman, penjual tisu jalanan yang berjuang dmei keluarga kecilnya. Risman, dengan kondisi kakinya yang bengkok, seringkali ia disebut modus dan berpura-pura. Padahal ia memaksakan diri demi keluarga kecilnya bisa tetap makan dengan layak. Tak jarang ia ditabrak, dihina bahkan tidak dibeli dagangannya karena kondisi fisiknya. Abah Rohman, meskipun usianya sudah tidak lagi muda dan sering kalah cepat dengan orang-orang, ia tetap berjuang demi bisa membawa seporsi nasi untuk istri di rumah.
Begitu pula Pak Ade Conet, tubuhnya dipenuhi dengan benjolan dan membuatnya sering dipandang jijik bahkan dicaci maki. Ia bahkan rela menjadi pemulung, agar meminimalisir berinteraksi dengan orang-orang. Padahal, Pak Ade Conet melakukan itu demi mengumpulkan uang untuk biaya berobat ibunya.
Begitu berat perjalanan hidup para pejuang nafkah jalanan yang harus menghadapi berbagai rintangan. #TemanKebaikan, yuk kita bantu mereka, para pejuang jalanan agar bisa dapatkan kehidupan yang layak bersama keluarganya tercinta!
Halo #TemanKebaikan !
Lihat dan rasakan kebaikan dari kamu yang #BeneranBerdampak untuk semua di link berikut ini ya:)
https://sajiwafoundation.org/publications/sajiwa-news
Mengapa Sajiwa Foundation?
1. Pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk Integrasi Kebutuhan Material dan Non Material
2. Memiliki Objektif pendampingan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound) yang disusun berdasarkan asesmen kebutuhan penerima manfaat.
3. Dijalankan dengan prinsip pertemanan yang menyenangkan.
4. Sajiwa Foundation terdaftar dan diawasi oleh Kemenkumham, Dinsos Kota Bandung dan Dinsos Jawa Barat.
5. Setiap bulan Sajiwa Foundation melaporkan Aktivitas Program dan Laporan Keuangan bulanan di laman website.
https://sajiwafoundation.org/
Jl. Atlas Raya No.21, Babakan Surabaya, Kec. Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat 40281
02220504715
Hubungi kami jika kamu ingin berkolaborasi lebih lanjut ke nomor resmi ini ya :)
085174166464

Tolong Bantu Pejuang Jalanan Hidup Lebih Layak!
terkumpul dari target Rp 70.000.000