
Bantu Anak Tukang Kopi yang 16 Tahun Menahan Sakit
terkumpul dari target Rp 70.000.000
Kalau bisa, Ibu Susi juga tidak ingin membawa anaknya yang sedang sakit untuk ikut berjualan. “Justru saya gak tega, anak kepanasan, nahan sakit gak bisa tiduran, tapi kalo gak dibawa, gak ada yang jagain, kalo tiba-tiba kejang gimana?”
Ibu susi adalah sosok ibu yang tangguh karena menghidupi anaknya yang sakit parah lewat berjualan kopi di pinggir jalan. Ia sedang berjuang sendirian merawat anaknya, Ridho, yang sejak usia 8 bulan miliki penyakit kelainan saraf serta benjolan di hidung. Suaminya justru pergi entah kemana, meninggalkan mereka dan tidak pernah kembali.
Kini usia Ridho sudah menginjk 16 tahun, namun Ridho tidak bisa berdiri. Ia hanya bisa duduk dan merengek kepada Ibunya. "Ridho benar-benar tidak bisa berdiri maupun berjalan, Kang. Bahkan, ia sering mengalami kejang, ditambah lagi kesulitan bernapas karena benjolan di hidungnya. Rasanya ingin menangis setiap kali melihat Ridho kejang sambil berjuang untuk bernapas..." ucap Bu Susi dengan lirih.
Bu Susi tak kenal lelah, melakukan segala hal demi kesembuhan anak tercintanya. Setiap pagi buta, ia memandikan dan menyuapi Ridho, sambil menyiapkan dagangan yang akan dijajakan.
Dari pukul 8 pagi hingga 5 sore, Bu Susi duduk di tepi jalan dengan Ridho dalam gendongannya, berharap kopi dagangannya laku agar bisa segera membawa putranya ke rumah sakit.
“Saya bawa Ridho jualan bukan supaya orang kasihan sama saya, Kang. Saya takut kejangnya kambuh kalau ditinggal di rumah. Dulu pernah sekali saya tinggalkan, badannya penuh dikerumuni semut karena habis makan makanan manis... Saya gak tega,” tangis Bu Susi.
Musibah kebakaran yang melanda telah menghanguskan rumah mereka, membuat Ridho dan Bu Wati kini harus menumpang untuk bertahan hidup.
#TemanKebaikan, mari kita bantu meringankan beban mereka. Sekecil apa pun bantuanmu, akan sangat berarti bagi Ridho dan Bu Wati. 🤲❤️
Halo #TemanKebaikan !
Lihat dan rasakan kebaikan dari kamu yang #BeneranBerdampak untuk semua di link berikut ini ya:)
https://sajiwafoundation.org/publications/sajiwa-news
Mengapa Sajiwa Foundation?
1. Pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk Integrasi Kebutuhan Material dan Non Material
2. Memiliki Objektif pendampingan SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound) yang disusun berdasarkan asesmen kebutuhan penerima manfaat.
3. Dijalankan dengan prinsip pertemanan yang menyenangkan.
4. Sajiwa Foundation terdaftar dan diawasi oleh Kemenkumham, Dinsos Kota Bandung dan Dinsos Jawa Barat.
5. Setiap bulan Sajiwa Foundation melaporkan Aktivitas Program dan Laporan Keuangan bulanan di laman website.
https://sajiwafoundation.org/
Jl. Atlas Raya No.21, Babakan Surabaya, Kec. Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat 40281
02220504715
Hubungi kami jika kamu ingin berkolaborasi lebih lanjut ke nomor resmi ini ya :)
085174166464

Bantu Anak Tukang Kopi yang 16 Tahun Menahan Sakit
terkumpul dari target Rp 70.000.000