
Keliling Demi Upah 5000 Tukang Patri Sepi Pelanggan
terkumpul dari target Rp 30.000.000
Keringat lelah selalu dirasakan oleh Pak Asep setiap berjuang demi menghidupi istri dan anaknya. Berkeliling Bandung menawarkan jasa patrinya setiap hari, Pak Asep tak pernah mengeluh walaupun upah yang ia peroleh tidak menentu. Hanya 5000 rupiah yang ia peroleh dari tiap jasa patri yang dikerjakan, sering kali Pak Asep tidak memperoleh pelanggan karena sudah jarang yang membutuhkan jasa patri.
Puluhan tahun menekuni pekerjaan ini, beragam pengalaman pahit pun pernah Pak Asep rasakan. Sebelumnya Pak Asep bekerja sebagai ojek online dan pembuat huruf timbul demi menghidupi keluarganya. Namun ironisnya ketika Pak Asep mendapat banyak pesanan huruf timbul, Pak Asep dikhianati dan ditinggalkan oleh para pekerja yang semula ia ajarkan hingga pesanan yang seharusnya banyak tidak bisa ia dapatkan. Perasaan kecewa tentu dirasakan olehnya apalagi saat itu kondisi perekonomiannya sangat tidak stabil akibat covid-19 sehingga Pak Asep membutuhkan banyak pengeluaran untuk keluarganya.
Kini ia beralih profesi menjadi seorang tukang patri dan bekerja keliling hingga sore setiap harinya. Sedihnya, meski telah berkeliling jauh penghasilan Pak Asep tak jarang sangat minim sehingga ia terpaksa harus memotong uang makan keluarganya sehari-hari untuk biaya sekolah anak dan biaya sewa kontrakannya.
Di akhir pekan, Pak Asep biasanya tidak berkeliling sendirian. Biasanya sang anak selalu menemani Pak Asep berkeliling tanpa peduli panas teriknya matahari demi menemani ayahnya mencari nafkah. Menjadi suatu penyemangat tersendiri bagi Pak Asep ketika anaknya menemaninya berkeliling tanpa rasa malu. Namun Pak Asep sebetulnya ingin sekali menekuni kembali profesi sebagai pembuat huruf timbul karena ia rasa lebih menjanjikan ketimbang jasa patri yang jarang peminatnya.
Namun untuk membuka usaha huruf timbul Pak Asep membutuhkan dana yang cukup besar berkisar 4 jutaan untuk membeli mesin peralatannya, sedangkan pendapatan ia tidak menentu di setiap hari nya belum lagi kebutuhan makan ia dan keluarganya, biaya sekolah anak dan membayar uang sewa kontrakan.
Sahabat berdampak, dengan melihat keadaan Pak Asep yang memprihatinkan, Ayo Kita Peduli bermaksud untuk membantu Pak Asep agar dapat hidup lebih sejahtera. Mari kita bantu sebarkan campaign ini dan berdonasi. Bantuan donasi yang diberikan akan disalurkan untuk biaya paket sembako, santunan tunai untuk Pak Asep serta kebutuhan lainnya. Kalian dapat berdonasi dengan cara :
- Klik “Donasi Sekarang;
- Masukan nominal donasinya;
- Pilih metode pembayaran;
- Dapatkan laporan via email.
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan bagian dari program Semua Berhak Nyaman.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.
*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.
Keliling Demi Upah 5000 Tukang Patri Sepi Pelanggan
terkumpul dari target Rp 30.000.000