
Bantu Anak Pedagang Tahu Sembuh Dari Penyakitnya
terkumpul dari target Rp 50.000.000
Dek Jerash adalah seorang anak yang terlahir sehat seperti bayi pada umumnya. Namun, saat usianya menginjak 8 bulan, tubuh kecilnya mulai mengalami gejala yang mengkhawatirkan. Ia didiagnosis dengan penyakit meningio ensefalitis, suatu peradangan pada otaknya. Sejak saat itu, kehidupannya berubah drastis. Tubuhnya tidak dapat bergerak dengan normal, terutama pada bagian kaki dan tangan.
Ia juga kesulitan berbicara, dan sering mengalami kejang-kejang yang membuatnya harus diawasi ketat oleh orang tuanya, Bu Kinda dan Ayahnya.Dek Jerash tidak seperti anak lainnya yang bisa bermain dan beraktivitas. Aktivitas sehari-harinya hanya bisa berbaring di tempat tidur, dengan tubuh yang tak banyak bergerak. Meskipun usianya sudah lebih dari 10 tahun, ia hanya bisa bertahan hidup berkat kasih sayang orang tuanya dan pengobatan yang rutin. Setiap bulan, ia menjalani terapi dan mengonsumsi obat-obatan dosis tinggi, meskipun Bu Kinda dan Ayahnya harus merogoh kocek lebih untuk biaya tersebut.
Biaya pengobatan yang terus melonjak menjadi beban berat bagi keluarga ini.Namun, ada harapan kecil yang terus terjaga. Dek Jerash menjadi bukti betapa besar kuasa Allah, karena meskipun penyakit ini seharusnya hanya membiarkan pasien bertahan selama dua minggu, Jerash bertahan lebih lama dari yang diharapkan banyak orang.Ayah Jerash bekerja sebagai seorang sales yang menawarkan saos ke kios-kios.
Pekerjaan ini ia jalani setiap hari, dari pagi hingga sore. Ini adalah pekerjaan yang sudah ia tempuh selama setahun terakhir. Sebelumnya, Ayah Jerash telah mencoba berbagai pekerjaan, dari tukang las, petani kebun, hingga pekerja di perusahaan minuman. Namun, perusahaan tempat ia bekerja gulung tikar, membuatnya harus mencari pekerjaan baru. Ia tahu bahwa usaha apapun yang ia lakukan harus bisa menghasilkan uang untuk membiayai pengobatan Jerash.Ibu Kinda dulu bekerja sebagai penyiar dan memiliki usaha baso. Namun, semuanya berubah ketika Covid-19 datang dan disertai dengan diagnosa penyakit anaknya. Usahanya terpaksa berhenti dan ia memulai usaha baru berjualan tahu secara online. Usahanya berjalan, meski tidak seperti dulu lagi. Setiap bulan, ia hanya bisa menjual 10-20 box tahu dengan penghasilan sekitar 600 ribu rupiah. Sementara itu, biaya pengobatan Jerash bisa mencapai 2 juta rupiah setiap bulan.Ibu Kinda adalah sosok yang tidak pernah lelah merawat anak-anaknya. Meskipun usahanya semakin menurun, ia tetap berusaha mengelola pesanan tahu sembari merawat Jerash.
Bu Kinda juga harus memastikan kakaknya, Terra, yang saat ini masih duduk di kelas 2 SD, mendapat perhatian yang sama. Kak Terra sangat menyayangi adiknya, dan sering membantu ibu menjaga Jerash saat Bu Kinda membutuhkan waktu untuk istirahat.Meskipun hidup keluarga ini penuh perjuangan dan tantangan, cinta kasih yang tulus antara Ayah, Ibu, dan kedua anak mereka tak pernah pudar. Setiap tetes air mata yang mengalir dari mata Ibu Kinda adalah bukti betapa besar kasih sayangnya kepada Jerash. Ia ingin agar anak-anaknya tumbuh dengan cinta dan perhatian, serta memiliki masa depan yang lebih baik meskipun harus melewati banyak rintangan.
Sobat Berdampak, yuk kita bantu berbagi untuk kesembuhaan Jerash dengan cara :
1. Klik Tombol “DONASI SEKARANG”;
2. Masukkan nominal donasinya;
3. Pilih metode pembayaran
4. Dapatkan laporan via e-mail;
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
WhatsApp: +62 821-2908-8174
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan bagian dari program dan campaign utama yang berjudul Semua Berhak Nyaman.
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

Bantu Anak Pedagang Tahu Sembuh Dari Penyakitnya
terkumpul dari target Rp 50.000.000