
Lansia Menjadi Tukang Rongsok Demi Terus Bertahan Hidup
terkumpul dari target Rp 60.000.000
Di usia senja Abah Acu masih harus berjalan sejauh 10 km setiap hari demi mencari rongsokan. Padahal, kakinya sudah sulit berjalan sejak tertimpa kayu bertahun-tahun lalu hingga harus dijahit lima jahitan. Ditambah lagi, Abah mengidap cerebral palsy, membuat bicaranya kurang jelas dan tidak memiliki gigi.
Sejak istrinya meninggal tahun 2002 akibat terjatuh di kamar mandi, hidup Abah semakin sepi. Anak-anaknya pun satu per satu berpulang, menyisakan seorang anak yang kini bekerja sebagai buruh dengan penghasilan pas-pasan. Abah sering sendirian di rumah, hanya sesekali ditemani cucunya yang menjadi satu-satunya pelipur lara.
Setiap hari, sejak pukul 5 pagi, Abah keluar rumah dengan keranjang di punggung, mengais rongsokan di jalanan berbatu dan menanjak. Kakinya yang sakit harus menahan beban berton-ton kelelahan. Kadang ia mendapat 16 kilo rongsokan dalam sehari, tapi seringnya hanya 2 kilo karena hujan membuatnya harus banyak berteduh. Hasilnya? Sekilo rongsokan hanya dihargai Rp2.000. Sehari paling banyak hanya dapat Rp32.000, itu pun kalau sedang beruntung.
Lebih menyakitkan lagi, Abah Acu pernah terserempet motor hingga terpental ke pinggir jalan, membuatnya sakit berhari-hari. Tapi ia tetap memaksakan diri bekerja karena jika tidak, ia tidak punya uang untuk makan. Saat tubuhnya terlalu lelah dan sakit, Abah hanya bisa membeli obat warung seharga Rp2.000 agar tetap bisa bertahan.
"Abah ingin berhenti ngerongsok… Tapi kalau gak kerja, abah makan apa?"
Abah sebenarnya sudah lelah. Ia ingin berhenti bekerja di jalanan dan membuka warung kecil di rumah agar tetap bisa mencari nafkah tanpa harus menanggung sakit setiap hari. Impiannya sederhana, hanya ingin menjual barang kebutuhan sehari-hari di rumahnya, tanpa harus berjalan jauh mencari rongsokan yang semakin sulit didapat.
Yuk kita bantu Abah Acu punya warung! Setiap donasi yang terkumpul akan digunakan untuk modal usaha agar Abah bisa berhenti ngerongsok dan memiliki penghasilan yang lebih layak.

Lansia Menjadi Tukang Rongsok Demi Terus Bertahan Hidup
terkumpul dari target Rp 60.000.000