
Lukisan Rindu untuk Ayah Menjadi Kisah Pilu Yatim Tegar
terkumpul dari target Rp 35.000.000
Hidup memang tidak selalu mudah, terutama bagi seorang anak kecil seperti Tegar. Bocah berusia 8 tahun ini telah merasakan pahitnya kehilangan sosok ayah sejak usia dini. Sejak kepergian sang ayah, Tegar harus menjadi lebih kuat. Ibunya, yang berjualan di warung, kini sering mengalami gangguan mental dan halusinasi akibat tekanan hidup yang berat. Namun, di balik itu, Tegar tetap tegar, seperti namanya.
Setiap hari, Tegar berusaha menjalani hidup sebaik mungkin. Ia tidak hanya membantu ibunya di warung, tetapi juga merawat Nova yang masih sangat bergantung padanya. Meskipun berat, Tegar tidak pernah mengeluh. Ia selalu menemukan cara untuk bertahan, meskipun harus berhadapan dengan kondisi yang tidak mudah. Dalam diam, ia menyimpan banyak cerita yang sering kali hanya bisa ia ungkapkan pada dirinya sendiri.
Di tengah keterbatasan ekonomi, Tegar selalu menemukan kebahagiaan dalam hal-hal kecil. Ia sangat pintar dalam matematika dan selalu mendapat nilai tinggi di sekolah. Selain itu, ia juga memiliki bakat menggambar yang luar biasa. Dengan tangan kecilnya, ia menciptakan dunia penuh warna meskipun hidupnya sendiri masih penuh dengan kesulitan. Kardus bekas dan barang-barang tak terpakai diubahnya menjadi mainan, membuktikan bahwa imajinasi dan kreativitasnya tidak terbatas.
Namun, ada satu kebiasaan yang membuat Tegar berbeda. Setiap kali rindu atau ingin berbagi cerita, ia akan membawa lukisan dan buku matematikanya ke makam sang ayah. Di sana, ia akan bercerita tentang hari-harinya, tentang nilai-nilai bagus yang ia dapatkan, dan tentang cita-citanya menjadi seorang pelukis. Mungkin bagi sebagian orang, ini adalah hal yang aneh, tetapi bagi Tegar, itu adalah caranya untuk tetap dekat dengan ayahnya.
Tegar adalah contoh nyata bahwa hidup bisa dijalani dengan keteguhan hati meskipun penuh keterbatasan. Meskipun kecil, ia sudah memikul tanggung jawab yang besar. Namun, ia tetap berpegang pada mimpinya dan tidak pernah menyerah. Dengan segala bakat dan semangatnya, Tegar berharap suatu hari nanti ia bisa menjadi pelukis terkenal dan membawa kehidupan yang lebih baik untuk dirinya, kakaknya, dan ibunya.
#TemanBerbagi dengan keterbatasan Tegar tetapi dengan semangat dan ketegaran dari Tegar dalam menjalani hidupnya tanpa mengeluh. Yuk sama-sama kita bantu Tegar untuk memberikan perlengkapan sekolah layak dan bisa memenuhi kebutuhan keluarga kecilnya

Lukisan Rindu untuk Ayah Menjadi Kisah Pilu Yatim Tegar
terkumpul dari target Rp 35.000.000