
Alami Hernia ketika Jualan Bantu Abah Aat Hidup Nyaman
terkumpul dari target Rp 30.000.000
Baru saja menjalani operasi hernia, Abah Aat terpaksa kembali ke jalanan karena harus mencari nafkah untuk kebutuhan keluarga serta kebutuhan sekolah anaknya.
Sering disapa Abah At, seorang lansia bernama Abah Aat berusia 70 tahun ini merupakan seorang penjual es cincau keliling di Kota Bandung. Sudah 40 tahun lamanya abah Aat merantau dari Garut untuk berjualan es cincau keliling. Bukan hasil produksi sendiri, Abah Aat menjual es cincau milik majikannya dengan harga jual 5000 rupiah tiap cupnya.
Penghasilannya dari berjualan es cincau sangat tidak menentu, jika sedang ramai ia hanya mampu memperoleh penghasilan bersih sekitar 50 ribu sehari. Namun di musim hujan saat ini penghasilannya semakin menurun menjadi 15 ribu saja perhari karena semakin sedikit orang yang ingin membeli es cincau ketika cuacanya cenderung dingin.
Sudah beberapa hari ini dirinya tidak memiliki keuntungan yang banyak selama berjualan. Meski berjualan sejak pukul 7 pagi hingga 4 sore, tidak banyak orang yang tertarik membeli es cincaunya. Hal tersebut menyebabkan Abah Aat kesulitan untuk menafkahi keluarganya di kampung.
Padahal selama berjualan Abah Aat mendorong gerobaknya hingga ke daerah tinggi atau jalan menurun yang memiliki medan curam. Pernah sekali ketika mendorong, dirinya kelelahan dan tidak kuat, sehingga gerobak yang didorongnya mundur kembali dan terguling, menyebabkan semua barang dagangannya tumpah, belum lagi gerobak yang rusak.
Hal ini juga yang menyebabkan abah Aat mengalami penyakit hernia. Penyakit Hernia tersebut muncul dan menyebabkan Abah Aat merasa nyeri ketika berjalan dan harus menjalani operasi dan pemulihan selama beberapa bulan.
Selama masa pemulihan dokter menyuruhnya untuk istirahat selama 6 bulan, namun karena sudah kehabisan uang dan tidak memiliki pemasukan sama sekali, dirinya memaksakan diri untuk kembali berjualan. Apalagi di kampung halamannya Abah masih memiliki tanggungan istri dan tunggakan sekolah anaknya yang harus segera dilunasi.
Di Bandung Abah Aat tinggal sendirian di sebuah tempat yang disediakan oleh majikannya, tanpa ada kasur dan hanya beralaskan karpet dan kardus. Bahkan untuk makan ia hanya bisa makan sekali dalam sehari karena tidak mampu membelinya.
Hai sahabat berdampak, mari sebarkan campaign ini dan berdonasi untuk membantu Abah Aat. Bantuan donasi akan disalurkan untuk paket pangan, modal usaha serta bantuan lainnya. Kalian dapat berdonasi dengan cara :
- Klik “Donasi Sekarang;
- Masukan nominal donasinya;
- Pilih metode pembayaran;
- Dapatkan laporan via email.
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan page Fundraiser dan merupakan bagian dari program dan campaign utama berjudul "Semua Berhak Nyaman"
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.
*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.
Alami Hernia ketika Jualan Bantu Abah Aat Hidup Nyaman
terkumpul dari target Rp 30.000.000