
Bantu Lansia Buruh Tani Hidupi Anak Sakit
terkumpul dari target Rp 30.000.000
“Gak bisa sembuh total.. udah bawaan dari lahir kalau kata dokter” begitulah ucap Mak Ipah.
Mak Ipah, seorang buruh tani berusia 70 tahun. Ditinggal wafat oleh suaminya sejak beberapa tahun lalu, kini Mak Ipah hidup berdua dengan anaknya Wiwin yang sakit cerebral palsy sejak lahir.
Wiwin tak dapat berbicara atau beraktivitas seperti orang lain, ia hanya bisa berbaring dan menunggu Mak Ipah untuk membantunya melakukan hal yang ia inginkan. Tak jarang Wiwin mengamuk karena kesulitan menyampaikan hal yang ia ingin kepada Mak Ipah.
Wiwin seharusnya dibawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis. Namun keterbatasan biaya menghalangi Mak Ipah untuk membawa Wiwin berobat ke kota. Mak Ipah tak mampu membawa Wiwin sendirian, ia juga tak punya uang yang cukup untuk menyediakan transportasi serta uang berobat Wiwin mengingat tempat tinggal Mak Ipah yang cukup jauh dari kota.
Bekerja sebagai buruh tani serabutan, dalam satu minggu Mak Ipah hanya mendapatkan panggilan sebagai buruh tani sebanyak 2 sampai 3 hari saja. Tak banyak upah yang ia peroleh dari bekerja sebagai buruh tani, dalam sehari ia hanya memperoleh upah sebanyak 35 ribu rupiah yang kemudian akan digunakan untuk keperluan makan Mak Ipah dan anaknya.
Karena perubahancuaca yang sering tidak menentu, kini Mak Ipah semakin kesulitan dan semakin jarang mendapat panggilan untuk bekerja di kebun. Tak jarang ia meminjam dari tetangga atau menkar barang dengan beras demi bisa sekedar makan dan mengenyangkan perutnya.
Dengan kondisi biaya kebutuhan hidup yang tidak tercukupi Mak Ipah hanya bisa sabar dan bersyukur. Di rumah sederhana yang terbuat dari bilik rapuh serta tanpa alas kasur, Mak Ipah berharap dapat hidup lebih sejahtera bersama anaknya Wiwin. Ia berharap memiliki modal usaha agar dirinya tidak bergantung dan mengandalkan penghasilan dari buruh tani yang sangat minim dan tidak menentu.
Hai sahabat berdampak, mari sebarkan campaign ini dan berdonasi untuk membantu Mak Ipah. Bantuan donasi akan disalurkan untuk paket pangan, modal usaha serta bantuan lainnya. Kalian dapat berdonasi dengan cara :
- Klik “Donasi Sekarang;
- Masukan nominal donasinya;
- Pilih metode pembayaran;
- Dapatkan laporan via email.
Beberapa informasi:
*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.
Contact and More Information:
Instagram: @ayokita.peduli
Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com
*Page ini merupakan page Fundraiser dan merupakan bagian dari program dan campaign utama berjudul "Semua Berhak Nyaman"
*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.
*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.
Bantu Lansia Buruh Tani Hidupi Anak Sakit
terkumpul dari target Rp 30.000.000