
Peluh Bocah Kecil Upayakan Pengobatan Ayah Dan Sekolah
terkumpul dari target Rp 93.800.700
Vanesha (10), gadis kecil yang masih duduk di bangku sekolah dasar, harus memikul beban yang terlalu berat untuk usianya. Ayahnya Agus (62) terbaring sakit sejak beberapa waktu lalu. Kakinya tak lagi mampu menopang tubuh, sehingga tak bisa bekerja seperti dulu. Hal ini membuat Vanesha harus turun tangan demi membantu keluarga kecilnya bertahan hidup.
Sepulang sekolah, alih-alih bermain seperti teman-teman sebayanya, Vanesha justru memilih berjualan siomay milik orang lain. Dengan penuh ketekunan, ia menunggu pembeli datang. Buku-buku pelajaran dan tugas sekolah tak lupa selalu ia bawa. Sambil menunggu, ia duduk di sudut kecil, membuka lembaran buku dan menyelesaikan tugas sekolahnya dengan penuh tanggung jawab.
Tidak mudah bagi Vanesha melakukan semua ini. Tubuh kecilnya sering kelelahan setelah seharian belajar di sekolah dan melanjutkan berjualan hingga sore. Namun, di balik senyumnya yang mungil, ada tekad besar yang terus ia coba upayakan. “Aku mau ayah bisa sembuh, biar bisa jalan lagi. Aku sayang sama Ayah”, ucapnya dengan penuh harapan.
Pendapatan dari berjualan siomay memang tak seberapa. Bahkan tak jarang hanya cukup untuk bekal sekolahnya. Ia tak pernah mengeluh atas apa yang ia kerjakan. Baginya, uang sekecil apapun berharga jika bisa membantunya membeli obat untuk ayah.
Tak hanya itu, deru perjuangan Vanesha harus bertambah mengingat rumah tinggalnya adalah sebuah kontrakan kecil yang harus terus dibayar. Selain menyimpan harapan pengobatan untuk kaki ayahnya yang kian membesar, ia juga serta merta kebingungan mengenai tempat tinggalnya. Ironinya, beban berat yang dihadapi Vanesha tertutup senyum manis yang selalu ia coba tunjukkan.
Tak mengumpat impian besarnya untuk sukses di masa depan, Vanesha berkeinginan tinggi untuk sekolah selayak mungkin. Ia menyimpan banyak asa untuk belajar dan mengenyam pendidikan tinggi. Nyata tekadnya, meski berjuang Vanesha senantiasa bertanggung jawab atas pendidikannya.
Insan Baik, di usia sekecil ini, Vanesha harus berjuang untuk kehidupan. Ketika teman-temannya sedang riang bermain, Vanesha duduk sendiri, berjuang agar tetap bertahan. Ketika anak-anak lain bebas bercengkerama dengan orang tua mereka, Vanesha hanya bisa memandang ayahnya yang terbaring sakit dengan harapan kosong.
Mari kita bantu Vanesha melepas bebannya. Dukungan dari kita bisa menjadi cahaya harapan untuk masa depan Vanesha dan kesembuhan ayahnya.
Bersama, kita bisa menjadi bagian dari perjuangan Vanesha. Setiap bantuan kecil adalah langkah besar untuk mewujudkan harapannya.
Disclaimer: Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk biaya pendidikan Vanesha, upaya pengobatan ayah Vanesha dan santunan sandang pangan. Donasi juga akan digunakan untuk penerima manfaat lain di bawah naungan Amal Baik Insani.

Peluh Bocah Kecil Upayakan Pengobatan Ayah Dan Sekolah
terkumpul dari target Rp 93.800.700